Bandung, HarianJabar.com 24 September 2025 – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menegaskan tidak akan menempuh jalur damai dalam kasus hukum yang melibatkan dirinya dan Lisa Mariana. Pernyataan ini disampaikan setelah proses mediasi awal antara kedua pihak dinyatakan tidak mencapai kesepakatan.

Kasus Masih Berlanjut
Kuasa hukum Ridwan Kamil menyatakan bahwa langkah membawa kasus ke pengadilan adalah untuk menegakkan keadilan dan transparansi hukum, sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
“Kami menegaskan tetap pada proses hukum. Tidak ada kompromi yang bisa menggantikan kebenaran di pengadilan,” ujar kuasa hukum Ridwan Kamil.
Lisa Mariana sebelumnya mengajukan proposal penyelesaian damai, namun ditolak oleh pihak Ridwan Kamil karena dianggap tidak mencerminkan keadilan substantif bagi kliennya.
Dampak Publik dan Media
Kasus ini menjadi sorotan publik dan media, mengingat nama Ridwan Kamil yang dikenal luas sebagai Gubernur Jawa Barat. Banyak pihak menunggu perkembangan persidangan untuk melihat bagaimana keputusan hukum akan ditegakkan.
Proses Hukum Berikutnya
Kasus ini akan segera memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, di mana kedua pihak akan mempresentasikan bukti dan argumen mereka di hadapan hakim. Pihak pengacara Ridwan Kamil menekankan bahwa proses hukum harus berjalan adil dan transparan, tanpa pengaruh tekanan publik maupun politik.
Kasus ini menjadi contoh bahwa hukum harus ditegakkan secara tegas, dan setiap warga negara, tanpa terkecuali, memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum.
