Jakarta, HarianJabar.com – Gelandang legendaris Spanyol Sergio Busquets resmi mengumumkan akan mengakhiri karier sepak bola profesionalnya pada akhir musim Major League Soccer (MLS) 2025.
Pengumuman emosional itu ia sampaikan lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya, menampilkan momen perjalanan panjangnya dari Barcelona hingga Inter Miami.
“Saya merasa saatnya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal pada karier saya sebagai pesepak bola profesional. Ini hampir 20 tahun menikmati cerita luar biasa yang selalu saya impikan. Bulan-bulan terakhir ini akan menjadi yang terakhir saya di lapangan. Saya pensiun dengan bahagia, puas, dan yang terutama, bersyukur,” tulis Busquets.
Perjalanan Panjang Bersama Barcelona
Busquets, yang lahir pada 16 Juli 1988, dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Sejak debut di tim utama Barcelona pada 2008, ia menjadi bagian penting dalam era keemasan Blaugrana di bawah asuhan Pep Guardiola.
Selama 15 musim di Camp Nou, Busquets meraih segudang gelar, termasuk:
- 8 gelar La Liga
- 3 trofi Liga Champions
- 7 Copa del Rey
- 3 Piala Dunia Antarklub FIFA
Perannya sebagai “pengatur tempo” membuatnya menjadi tulang punggung bagi trio lini tengah ikonik bersama Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.
Prestasi di Tim Nasional Spanyol
Di level internasional, Busquets juga menjadi bagian dari generasi emas Spanyol yang menorehkan sejarah. Ia turut membawa La Roja menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Euro 2012 di Polandia-Ukraina.
Dengan 143 caps bersama tim nasional, Busquets dikenang sebagai sosok yang tenang, konsisten, dan jarang tersorot, tetapi sangat vital dalam strategi.

Tantangan Baru di Amerika
Pada 2023, Busquets memutuskan melanjutkan karier ke Inter Miami CF di MLS, bergabung dengan sahabatnya Lionel Messi dan Jordi Alba. Kehadirannya langsung membawa perubahan signifikan, membantu klub meraih Supporters’ Shield 2024 dan menjuarai Leagues Cup.
Meski Inter Miami gagal melaju jauh di playoff MLS 2024, Busquets tetap menjadi motor permainan tim. Kini, sebelum gantung sepatu, ia masih bertekad membawa klub meraih MLS Cup pertama dalam sejarah mereka.
Ucapan Terima Kasih dan Warisan
Busquets menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada keluarga, rekan satu tim, pelatih, suporter, dan tentunya sepak bola itu sendiri.
“Sepak bola telah memberikan segalanya untuk saya, dan saya berharap bisa membalasnya dengan cara lain setelah saya pensiun,” ujarnya.
Dengan pengumuman ini, dunia sepak bola akan bersiap melepas salah satu gelandang bertahan paling berpengaruh dalam dua dekade terakhir. Sosok yang dikenal sederhana di luar lapangan, namun luar biasa dalam menjaga keseimbangan di lapangan hijau.
