Jakarta, HarianJabar.com – Sejumlah siswa di berbagai sekolah menengah melaporkan keluhan terkait persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan digelar pada November 2025. Mereka merasa waktu belajar yang diberikan terlalu singkat, sehingga sulit untuk mencapai hasil optimal.
Salah seorang siswa, Rizki (17), mengungkapkan:
“Waktunya terlalu mepet. Materi TKA cukup banyak, sementara kami baru mendapatkan informasi resmi beberapa minggu lalu.”
Wajib Ikut TKA November 2025
Pemerintah melalui kementerian pendidikan menegaskan bahwa seluruh siswa tertentu diwajibkan mengikuti TKA sebagai salah satu syarat kelulusan atau seleksi masuk perguruan tinggi.
Meski tujuan TKA untuk mengukur kemampuan akademik secara objektif, sebagian siswa merasa tekanan waktu membuat persiapan menjadi kurang maksimal.

Tantangan Siswa
Beberapa tantangan yang dihadapi siswa antara lain:
- Waktu belajar yang singkat, terutama bagi siswa yang juga mengikuti ujian sekolah reguler.
- Materi TKA yang luas, mencakup beberapa bidang studi sekaligus.
- Keterbatasan akses bimbingan belajar atau latihan soal, khususnya di daerah terpencil.
Guru dan pengajar menyarankan siswa untuk memanfaatkan waktu yang ada secara efisien, fokus pada latihan soal dan memahami konsep dasar, bukan sekadar menghafal.
Respon Pihak Sekolah
Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Jakarta, Ibu Lestari, menyatakan pihak sekolah telah mengatur jadwal tambahan untuk bimbingan TKA, agar siswa memiliki waktu belajar lebih efektif.
“Kami memahami kekhawatiran siswa. Sekolah berupaya memberikan dukungan ekstra agar mereka siap menghadapi TKA,” katanya.
Wajibnya mengikuti TKA di November 2025 menjadi tantangan bagi siswa karena waktu persiapan yang relatif singkat. Dukungan dari guru, sekolah, dan sistem bimbingan tambahan menjadi kunci agar siswa bisa menghadapi tes dengan lebih percaya diri dan hasil maksimal.
