Tasikmalaya, HarianJabar.com 11 Agustus 2025 – Bupati Tasikmalaya, H. Ade Suryaman, memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pemerasan yang melibatkan dirinya, yang beredar luas di masyarakat. Menanggapi isu tersebut, Bupati menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merusak integritas dirinya maupun pemerintahan yang ia pimpin.
Pernyataan Tegas Bupati
Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (10/8), H. Ade Suryaman menyatakan bahwa tuduhan pemerasan yang menyebutkan namanya adalah fitnah dan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui jalur hukum. “Saya menegaskan bahwa tuduhan yang beredar tidak berdasar dan sangat merugikan citra pemerintah daerah,” ujarnya dengan tegas. “Kami akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan yang transparan dan memastikan kebenaran dari isu ini.”

Langkah Hukum dan Klarifikasi
Bupati juga menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang bagi siapapun yang merasa dirugikan untuk melapor, agar kasus ini dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Kami akan mendukung penuh proses hukum yang objektif, agar semua pihak yang terlibat dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai apakah dirinya merasa ada pihak tertentu yang sengaja ingin menjatuhkan reputasinya, Bupati dengan hati-hati mengungkapkan bahwa ia percaya ada motif tertentu di balik tuduhan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintahannya tetap akan fokus pada pelayanan publik dan pembangunan daerah, serta tidak akan terganggu dengan isu yang belum jelas kebenarannya ini.
Dugaan Pemerasan yang Mencuat
Dugaan pemerasan yang mengarah kepada Bupati Tasikmalaya pertama kali mencuat melalui akun media sosial yang mengungkapkan percakapan tertulis antara seorang pejabat di lingkungan pemerintah daerah dengan pihak lain yang diduga meminta sejumlah uang untuk mempermudah urusan administrasi. Meskipun nama Bupati tidak disebutkan langsung dalam percakapan tersebut, isu ini langsung mengarah pada dirinya dan menimbulkan spekulasi publik.
Penyelidikan yang Berlanjut
Pihak Kepolisian Resort Tasikmalaya sudah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mendalami dugaan tersebut. Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dedi Subakti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai penyelidikan terhadap kasus ini, meskipun saat ini belum ada bukti yang mengarah langsung kepada Bupati atau pejabat lainnya.
“Ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan bekerja keras untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab dan memastikan proses hukum berjalan dengan adil,” kata Kapolres.
Masyarakat Tunggu Kejelasan
Sejumlah warga Tasikmalaya yang ditemui oleh awak media mengaku berharap agar penyelidikan ini dapat segera menemukan titik terang. Beberapa di antaranya juga menyatakan keprihatinan atas munculnya tuduhan yang bisa mencoreng citra pemerintah daerah.
“Harapan kami adalah kasus ini segera terungkap, baik jika memang ada yang salah atau jika ini hanya isu yang sengaja disebar untuk mencemarkan nama baik,” ungkap salah satu warga, Edi, yang ditemui di pusat Kota Tasikmalaya.
Menghormati Proses Hukum
Tentu saja, meskipun isu ini menjadi perhatian publik, penting untuk diingat bahwa segala tuduhan harus dilihat dengan objektivitas dan hati-hati. Proses hukum yang transparan dan akuntabel menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan masyarakat dapat tetap percaya kepada pemerintah daerah yang telah dipilih.
Tanggapan Bupati Tasikmalaya yang menegaskan komitmennya untuk melawan fitnah dan mendukung proses hukum menjadi langkah awal yang positif. Masyarakat pun berharap agar kejelasan segera hadir, sehingga tidak ada ruang bagi spekulasi yang tidak berdasar untuk berkembang.
