Bogor – Kawasan Tebing Jeger di Desa Leuwikaret, Klapanunggal, kini mendapatkan sorotan baru. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Sekda Ajat Rochmat Jatnika menyatakan bahwa momentum HUT RI ke-80 menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi wisata alam yang selama ini dikenal di kalangan terbatas.

“Kami melihat momen bendera raksasa di Tebing Jeger sebagai awal pengenalan kuat terhadap destinasi ini,” jelas Ajat, Kamis (14/8/2025) .
Bukan Semata Perayaan, Tapi Gerbang Pariwisata
Tebing Jeger terkenal karena struktur alamnya yang menantang—tebing ini memiliki ketinggian sekitar 90–100 meter dan aksesnya melalui jalur hutan sejauh 15–30 menit, menarik bagi komunitas pecinta alam dan panjat tebing
Berbekal keberhasilan pengibaran bendara berukuran 50 x 80 meter—yang memecahkan rekor MURI—Pemkab Bogor kini membuka wacana untuk menjadikan Tebing Jeger sebagai destinasi wisata minat khusus seperti panjat tebing dan susur gua, dengan kolaborasi bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bogor.
Ajat menekankan pentingnya pengelolaan berbasis masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan, serta menghindari praktik komersial yang merugikan warga (seperti tiket “digetok”) .
Sinergi Komunitas dan Pemerintah: Basis Keberlanjutan
Pengibaran bendera nasional yang dilakukan oleh FPTI bersama Pemkab Bogor dianggap sebagai simbol persatuan—bukan sekadar aksi seremonial, melainkan langkah awal strategis mengembangkan potensi ekonomi lokal .
Dukungan dari PT Indocement yang mengelola kawasan buffer zone memberi sinyal positif bahwa kolaborasi multi-pihak dapat terwujud. Ini menciptakan harapan akan destinasi yang ramah lingkungan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Potensi Wisata Baru yang Menjanjikan
Bupati Rudy Susmanto menyatakan harapannya agar momentum ini dapat diteruskan menjadi manfaat nyata: dalam bentuk investasi pariwisata, pertumbuhan ekonomi lokal, dan penguatan identitas daerah .
Pemkab Bogor memang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai angka 12 juta pada tahun 2024 , dan pengembangan Tebing Jeger sebagai wisata minat khusus diharapkan menjadi salah satu langkah strategis mencapai target tersebut.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Lokasi | Tebing Jeger, Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor |
| Potensi | Panjat tebing, susur gua, sport tourism |
| Momentum Awal | Pengibaran bendera raksasa (50×80 m), rekor MURI |
| Strategi Pengembangan | Event kolaboratif, manajemen masyarakat, keberlanjutan lingkungan |
| Tujuan Jangka Panjang | Ekonomi lokal tumbuh, wisata memadai, nilai estetika & edukasi meningkat |
