Bandung, HarianJabar.com – Harapan Persib Bandung untuk melaju mulus di kompetisi Asia pupus di tangan striker asal Jerman, Lennart Thy. Penyerang andalan Lion City Sailors itu menjadi mimpi buruk bagi Maung Bandung setelah mencetak gol penentu yang menggagalkan ambisi tim asuhan Bojan Hodak.
Dalam laga yang digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Rabu (17/9/2025), Persib tampil cukup percaya diri sejak awal. Namun, kegigihan lini pertahanan Sailors dan ketajaman Lennart Thy membuat Maung Bandung harus mengakui keunggulan lawan.

Sosok Mesin Gol
Lennart Thy bukan nama sembarangan. Pemain berusia 33 tahun ini sudah malang melintang di Bundesliga Jerman bersama Werder Bremen, St. Pauli, hingga PEC Zwolle di Eredivisie Belanda. Kedatangannya ke Asia Tenggara bersama Lion City Sailors langsung memberi dampak besar, terutama di lini serang.
Di laga kontra Persib, Thy menunjukkan kelasnya sebagai striker berpengalaman. Pergerakannya yang cerdas, kemampuan membaca ruang, dan ketenangan dalam eksekusi gol menjadi pembeda.
Persib Kehilangan Fokus
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa timnya sempat kehilangan konsentrasi pada momen krusial.
“Kami punya banyak peluang, tapi gagal dimanfaatkan. Sementara lawan justru memaksimalkan satu kesempatan,” ujarnya seusai pertandingan.
Gol Lennart Thy menjadi pukulan telak bagi Persib sekaligus mengubur mimpi ribuan Bobotoh yang berharap tim kesayangan mereka bisa menorehkan prestasi lebih jauh di level Asia.
Catatan untuk Maung Bandung
Meski kalah, laga ini menjadi pelajaran berharga bagi Persib. Evaluasi menyeluruh dibutuhkan, terutama dalam menjaga konsistensi permainan hingga menit akhir. Bobotoh pun berharap tim kebanggaan mereka segera bangkit di laga-laga berikutnya.
“Jangan larut dalam kekecewaan. Musim masih panjang, Persib harus belajar dari kekalahan ini,” kata Asep, salah seorang Bobotoh yang menonton langsung di Singapura.
