Bandung, HarianJabar.com – Kota Bandung berhasil menempati urutan kelima sebagai kota terbersih di ASEAN. Penghargaan ini diumumkan oleh lembaga penilai lingkungan regional berdasarkan indikator kebersihan, pengelolaan sampah, dan fasilitas publik.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota Bandung dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan warganya, meski menghadapi tantangan urbanisasi yang cepat.

Indikator Penilaian
Bandung dinilai berdasarkan beberapa kriteria utama, antara lain:
- Pengelolaan Sampah – Sistem pemilahan dan daur ulang sampah efektif dijalankan di berbagai wilayah kota.
- Kebersihan Fasilitas Umum – Taman, trotoar, dan area publik secara rutin dibersihkan dan terawat.
- Kesadaran Masyarakat – Warga aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui program komunitas dan partisipasi dalam kegiatan gotong-royong.
- Inovasi Lingkungan – Pemerintah kota menerapkan teknologi untuk monitoring sampah dan pengelolaan limbah secara efisien.
Reaksi Pemerintah Kota Bandung
Wali Kota Bandung mengapresiasi pencapaian ini dan menegaskan akan terus meningkatkan kualitas lingkungan kota.
“Kami bangga Bandung menjadi salah satu kota terbersih di ASEAN. Namun, tantangan masih banyak, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan edukasi masyarakat,” ujar Wali Kota Bandung.
Dampak Positif bagi Bandung
- Meningkatkan citra kota di kancah regional dan internasional.
- Menarik wisatawan yang ingin menikmati kota bersih dan nyaman.
- Mendorong inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan fasilitas publik.
Bandung berhasil menempati peringkat lima kota terbersih di ASEAN, menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Bandung.

