Bandung, HarianJabar.com — Klub sepak bola Persib Bandung kembali mendapatkan sanksi denda mencapai puluhan juta rupiah akibat ulah sebagian suporter mereka yang melakukan pelanggaran saat pertandingan terakhir. Meski mendapat tekanan, pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih untuk tetap tersenyum dan fokus membangun tim ke depan.
Kronologi Sanksi dan Pelanggaran Suporter
Sanksi tersebut dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI setelah menemukan bukti adanya penggunaan flare dan pelemparan benda dari tribun penonton yang berpotensi membahayakan pemain dan official lawan. Kejadian ini membuat pertandingan sempat terhenti beberapa menit, dan PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 50 juta kepada Persib.
Bojan Hodak menyatakan, “Saya menghargai dukungan suporter, tapi tentu kami juga ingin mereka tetap menjunjung sportivitas. Kami akan bekerja sama dengan manajemen klub untuk mengedukasi suporter agar kejadian ini tidak terulang.”
Reaksi dan Langkah Klub
Manajemen Persib juga sudah mengeluarkan pernyataan resmi dan berjanji akan memperketat pengawasan serta bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan keamanan di stadion.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Sanksi ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, termasuk suporter kami,” ujar Direktur Operasional Persib, Andi Prasetyo.

Bojan Hodak Tetap Optimis
Meski mendapat tekanan dari insiden ini, pelatih asal Kroasia itu memilih fokus membangun mental dan performa pemainnya. “Kami tak ingin terjebak pada masalah luar lapangan. Fokus kami adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan selanjutnya,” tegas Hodak.
Pesan untuk Suporter
Klub mengimbau seluruh suporter Persib agar terus memberikan dukungan positif dan menjaga atmosfer pertandingan tetap aman dan kondusif. Suporter dianggap sebagai “pemain ke-12” yang sangat menentukan semangat tim di lapangan.
Sanksi denda terhadap Persib akibat ulah suporter menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan dan sportivitas dalam sepak bola. Dengan pendekatan yang tepat dari pelatih dan manajemen, diharapkan hubungan harmonis antara klub dan suporter tetap terjaga demi prestasi tim ke depan.
