HARIAN JABAR, BEKASI – Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di kawasan Underpass Tambun, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (5/6/2026) dini hari.
Dalam insiden itu, seorang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Korban disebut tewas di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah remaja berlari memasuki area sekitar underpass dan dikejar oleh kelompok lain yang diduga merupakan lawan tawuran mereka.
Seorang remaja tampak terjatuh setelah diduga terkena sabetan senjata tajam. Korban yang sudah terkapar kemudian disebut kembali menjadi sasaran serangan hingga akhirnya tidak berdaya di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban selanjutnya terlihat diseret ke arah depan lokasi yang diduga menjadi titik awal kedua kelompok remaja tersebut berkumpul sebelum bentrokan terjadi.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya,” demikian informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial terkait peristiwa tersebut.
Video kejadian yang tersebar luas di berbagai platform media sosial sontak mengundang perhatian publik. Banyak warga berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pihak-pihak yang terlibat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun Selatan terkait kronologi lengkap kejadian, identitas korban, maupun para pelaku yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut.
Lokasi kejadian diketahui berada di kawasan Underpass Tambun dan disebut tidak jauh dari wilayah hukum Polsek Tambun Selatan. Masyarakat berharap polisi segera melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut serta mencegah aksi tawuran serupa yang kerap meresahkan warga.
Harian Jabar masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus ini.
