Bandung, HarianJabar.com 28 Agustus 2025 — Sebuah video viral di media sosial pada Kamis pagi (28/8) membuat geger warganet dan warga sekitar Lembang. Video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan seekor hewan besar mirip macan berjalan di area yang tampak seperti perbukitan tak jauh dari kawasan wisata Lembang Zoo, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam video tersebut, terdengar suara warga panik sambil menunjuk ke arah semak-semak, di mana hewan belang itu terlihat melintas cepat. Kabar pun beredar bahwa seekor macan kabur dari Lembang Zoo, memicu kekhawatiran masyarakat, terutama yang tinggal di daerah permukiman sekitar objek wisata tersebut.

“Macan kabur dari kebun binatang! Tadi lewat depan warung, warga langsung lari semua,” ucap seorang warga dalam video yang kini tersebar luas di berbagai platform, termasuk WhatsApp dan Instagram.
Polisi dan Petugas Kebun Binatang Turun Tangan
Menanggapi keresahan publik, aparat dari Polsek Lembang bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan tim keamanan Lembang Zoo langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
Kapolsek Lembang, Kompol Yana Suryana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga dan segera menurunkan tim untuk menyisir area sekitar kebun binatang.
“Kami telah mengecek langsung ke Lembang Zoo. Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi soal hewan buas yang lepas. Semua satwa dipastikan dalam kandangnya masing-masing,” ujar Yana kepada wartawan.
Pihak Lembang Zoo Buka Suara
Manajemen Lembang Zoo membantah kabar tersebut dan menyebut bahwa video yang beredar tidak diambil di dalam area kebun binatang mereka. Mereka juga menegaskan seluruh hewan, termasuk harimau dan macan tutul, masih dalam kandang yang aman dan terpantau.
“Kami pastikan tidak ada satwa yang kabur. Video itu bukan dari lingkungan Lembang Zoo. Kami sudah lakukan pemeriksaan ulang seluruh kandang,” kata Humas Lembang Zoo, Rizky Aditya.
Ia juga menambahkan bahwa isu tersebut bisa merugikan pihak pengelola dan menurunkan kepercayaan pengunjung, apalagi saat akhir pekan di mana jumlah pengunjung biasanya meningkat.
Warga Diharap Tidak Terprovokasi Hoaks
Sementara itu, BKSDA Jawa Barat meminta masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mereka juga mengimbau agar setiap kabar terkait satwa liar segera dilaporkan ke pihak berwenang.
“Kami minta masyarakat tetap tenang. Kalau ada kemunculan hewan liar, laporkan ke kami atau ke aparat desa,” kata petugas BKSDA, Andri Wibowo.
Hingga saat ini, belum diketahui dari mana asal video tersebut, dan apakah benar hewan yang terlihat dalam rekaman itu adalah macan atau jenis kucing hutan lain.
