Kuningan, HarianJabar.com – Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tak hanya dikenal dengan panorama alamnya yang indah, tetapi juga menyimpan jejak sejarah dan budaya yang menarik untuk ditelusuri. Salah satunya adalah Situs Petilasan Prabu Siliwangi yang terletak di kawasan Cigugur. Situs ini diyakini menjadi tempat peristirahatan Sang Raja Pajajaran sebelum menghilang secara misterius.

Di area yang sama, terdapat pula Sumur Tujuh, sumber air alami yang hingga kini masih mengalir jernih. Masyarakat percaya air dari sumur tersebut memiliki makna spiritual sekaligus nilai historis yang tinggi. Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk melihat peninggalan sejarah, tetapi juga mengambil air sumur sebagai simbol berkah dan keselamatan.
Seorang juru kunci situs menuturkan bahwa Petilasan Prabu Siliwangi selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan atau menjelang peringatan hari-hari tertentu.
“Banyak yang datang untuk berziarah, berdoa, atau sekadar melihat langsung jejak sejarah Prabu Siliwangi,” ujarnya.
Selain nilai spiritual, kawasan ini juga menawarkan daya tarik wisata budaya. Pepohonan rindang, suasana hening, dan keberadaan sumur-sumur tua menjadikan situs ini sebagai tempat yang unik untuk menenangkan diri sekaligus mengenal lebih dekat sejarah Kerajaan Pajajaran.
Pemerintah daerah setempat pun terus berupaya merawat dan melestarikan kawasan bersejarah ini. Harapannya, Situs Petilasan Prabu Siliwangi dan Sumur Tujuh dapat menjadi destinasi wisata budaya sekaligus edukasi sejarah bagi generasi muda.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, akses menuju lokasi cukup mudah dengan transportasi darat. Keasrian lingkungan serta aura historis di dalamnya membuat pengalaman menyusuri situs ini terasa begitu berbeda dibandingkan wisata alam biasa.
