Sukabumi, HarianJabar.com – Kisah memilukan datang dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang bocah berusia 11 tahun harus berjuang melawan penyakit tuberkulosis (TBC) sekaligus menghadapi masalah gizi buruk. Berat badannya kini hanya sekitar 17 kilogram, jauh di bawah normal untuk anak seusianya.

Kondisi bocah tersebut menjadi perhatian warga setempat setelah pihak keluarga melaporkan kesulitan dalam biaya pengobatan. Selain harus menjalani terapi TBC secara rutin, anak itu juga membutuhkan asupan gizi seimbang untuk memperbaiki kondisi tubuhnya yang terus melemah.
“Anak saya sering lemas dan tidak kuat beraktivitas. Kami hanya berharap ada bantuan agar pengobatannya bisa terus berjalan,” ungkap sang ibu dengan nada haru.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah turun tangan dengan memberikan pendampingan medis dan bantuan makanan tambahan. Namun, keluarga tetap berharap adanya dukungan lebih luas, baik dari pemerintah maupun masyarakat, agar sang bocah dapat pulih dan kembali bersekolah.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan stunting, gizi buruk, dan penyakit menular yang masih menjadi tantangan serius di sejumlah daerah di Jawa Barat. Para aktivis kesehatan menyerukan agar pemerintah memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
