Bandung, HarianJabar.com – Kasus dugaan korupsi pengelolaan Bandung Zoo memasuki babak baru setelah penyidik menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka, termasuk mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto. Penetapan ini semakin memperjelas arah penyidikan kasus yang sempat menjadi sorotan publik sejak beberapa tahun terakhir.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, melalui keterangan resmi, menyebut Yossi diduga terlibat dalam penyalahgunaan wewenang terkait pengelolaan keuangan dan aset kebun binatang yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.

“Berdasarkan alat bukti yang cukup, tim penyidik menaikkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar.
Awal Mula Kasus
Kasus ini bermula dari audit terhadap laporan keuangan Bandung Zoo yang menemukan adanya ketidakwajaran dalam pencatatan dana pengelolaan. Beberapa pos anggaran diduga fiktif, sementara ada pula aliran dana yang mengalir ke pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Sejumlah pihak, termasuk pengurus yayasan yang dulu mengelola kebun binatang, telah diperiksa. Nama Yossi muncul setelah penyidik menemukan keterkaitan langsung antara kebijakan administratif yang ia keluarkan dengan praktik korupsi tersebut.
Tanggapan Kuasa Hukum
Kuasa hukum Yossi, dalam keterangannya, menyatakan bahwa kliennya siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa Yossi tidak pernah menerima keuntungan pribadi dari kebijakan yang dikeluarkannya.
“Kami yakin semua akan terbukti di pengadilan. Pak Yossi selalu bekerja sesuai aturan yang berlaku,” kata sang kuasa hukum.
Sorotan Publik
Kasus ini mendapat perhatian luas dari warga Bandung. Pasalnya, Bandung Zoo selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer di Jawa Barat. Korupsi dalam pengelolaannya dianggap mencederai kepercayaan masyarakat, sekaligus memperburuk citra tata kelola wisata kota.
“Harus ada ketegasan hukum. Kebun binatang itu milik warga Bandung, jangan sampai dijadikan ladang korupsi,” ujar Taufik, salah satu aktivis antikorupsi di Kota Bandung.
Proses Hukum Berlanjut
Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain. Kejati Jabar menegaskan akan menuntaskan kasus ini secara transparan agar masyarakat mendapatkan kejelasan.
“Kami akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegas perwakilan Kejati Jabar.
