Bandung, HarianJabar.com – Persib Bandung berhasil mengalahkan Bangkok United dalam laga Liga Champions Asia (ACL) 2025/2026. Kemenangan ini tidak hanya berarti poin penting bagi tim, tetapi juga membangkitkan kenangan manis pelatih Persib, Djadjang “Djanur” Nurdjaman, pada momen 30 tahun lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Persib menampilkan permainan solid dan strategi matang yang membuat tim lawan kesulitan mencetak gol. Suporter bobotoh menyambut kemenangan ini dengan antusiasme tinggi, baik di stadion maupun melalui media sosial.
Kenangan 30 Tahun Lalu
Djanur mengenang momen awal kariernya di dunia sepak bola, ketika ia masih menjadi pemain dan merasakan kemenangan penting yang membekas dalam ingatan. Menurutnya, semangat dan kerja keras tim Persib saat ini mengingatkannya pada kebanggaan masa lalu yang sama.
“Rasanya seperti kembali ke masa itu. Semangat tim dan kebersamaan membuat kemenangan ini sangat berarti bagi saya,” kata Djanur usai laga.

Dampak Kemenangan
Kemenangan ini memberi motivasi tambahan bagi pemain Persib dalam sisa laga grup ACL. Dengan tambahan poin, Persib berada di posisi yang lebih aman untuk lolos ke babak berikutnya.
Selain itu, laga ini menjadi momen nostalgia bagi penggemar lama, mengingatkan mereka pada kejayaan Persib pada era 1990-an. Suporter menyebut kemenangan ini sebagai simbol kebangkitan Persib di kancah Asia.
Dukungan Bobotoh
Meskipun larangan suporter away masih berlaku di beberapa laga, bobotoh tetap mendukung tim secara digital dan melalui suara-suara kreatif di media sosial, menunjukkan bahwa dukungan fanatik Persib tidak lekang oleh waktu.
