Bekasi, Harianjabarcom — Jumlah warga penerima bantuan pangan di Kelurahan Harapan Jaya, Kota Bekasi, meningkat signifikan pada 2026. Sebanyak 3.237 warga tercatat menerima bantuan untuk alokasi Februari–Maret, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sekitar 1.700 penerima.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 22–24 April 2026 di halaman Kantor Kelurahan Harapan Jaya secara bertahap dengan melibatkan aparat kelurahan dan perlindungan masyarakat (linmas).
Lurah Harapan Jaya, Heru Prasetyo, mengatakan peningkatan jumlah penerima menunjukkan masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bantuan sosial. Dari sekitar 8.000 kepala keluarga di wilayah tersebut, sebagian masih bergantung pada intervensi pemerintah.
Program bantuan pangan 2026 mencakup paket kebutuhan pokok berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng merek Minyak Kita.
Hingga laporan terakhir, distribusi telah mencapai 2.098 keluarga penerima manfaat (KPM) atau sekitar 65 persen, sementara sisanya masih dalam proses penyaluran.
“Distribusi dilakukan bertahap karena keterbatasan personel di lapangan, terutama setelah bantuan linmas berkurang pada hari berikutnya,” ujar Heru.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert TP Siagian, menjelaskan bahwa penentuan penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan kategori desil 1 hingga 5.
Menurutnya, data penerima bersifat dinamis dan terus diperbarui melalui verifikasi dan validasi lapangan agar bantuan tepat sasaran.
“Proses pembaruan data dilakukan secara berkala, termasuk melalui laporan masyarakat dan evaluasi data penerima bantuan lainnya,” jelasnya.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat akurasi data dan efektivitas distribusi bantuan agar dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
