Bandung, HarianJabar.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih di Jawa Barat mendapat dukungan pasokan beras dari Perum Bulog. Dukungan ini memastikan ketersediaan bahan pangan tetap stabil sekaligus menjaga kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jawa Barat menjelaskan, kerja sama dengan Bulog merupakan langkah strategis untuk memastikan pasokan beras tidak terganggu, mengingat tingginya kebutuhan dalam program sosial dan koperasi di wilayah tersebut.
“Bulog tidak hanya menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga berperan penting dalam mendukung program sosial daerah seperti MBG. Dengan adanya pasokan dari Bulog, distribusi beras kepada masyarakat bisa lebih terjamin,” ujarnya, Jumaat (03/10/2025).
Pasokan untuk Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat dan dijalankan di daerah bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak sekolah dan keluarga prasejahtera. Dengan adanya suplai dari Bulog, beras yang digunakan dalam program ini diharapkan memiliki kualitas terstandar serta distribusi yang tepat waktu.
Menurut data pemerintah provinsi, ribuan penerima manfaat MBG tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Karena itu, kepastian suplai dari Bulog sangat vital agar program berjalan sesuai target.

Koperasi Merah Putih sebagai Penyalur
Selain MBG, Koperasi Merah Putih juga menjadi mitra penting dalam penyaluran beras. Koperasi ini berperan sebagai jaringan distribusi yang menjangkau masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.
Dengan adanya sinergi Bulog dan Koperasi Merah Putih, diharapkan harga beras tetap terkendali sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
Peran Strategis Bulog
Bulog, sebagai BUMN yang bertugas menjaga stabilitas pangan, menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung program pemerintah. “Kami memastikan ketersediaan beras aman, baik untuk kepentingan cadangan beras pemerintah maupun program sosial masyarakat,” kata seorang pejabat Bulog Divre Jabar.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan harga beras global yang kerap berfluktuasi.
Harapan ke Depan
Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara Bulog, program MBG, dan Koperasi Merah Putih tidak hanya memperkuat distribusi beras, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
“Yang terpenting adalah masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya. Program ini bukan sekadar angka, tapi harus benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pungkas pejabat Diskuk Jabar.
