Palabuhanratu, HarianJabar.com 5 September 2025 – Pantai RTH Citepus yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang indah di Palabuhanratu, kini menyisakan pemandangan kurang menyenangkan bagi para pengunjung dan warga setempat. Sampah berserakan di sejumlah titik, terutama plastik dan sampah rumah tangga, mulai mengganggu keindahan dan kenyamanan area rekreasi yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang asri dan bersih.

Sampah dan Pencemaran, Masalah yang Mencuat
Beberapa pengunjung mengeluhkan banyaknya sampah yang ditemukan di bibir pantai dan sekitar area parkir.
“Sayang sekali, tempat yang seharusnya bisa dinikmati semua orang menjadi kotor karena kurangnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya,” ujar Dedi, salah satu pengunjung asal Sukabumi.
Sampah plastik seperti botol, kantong kresek, dan bungkus makanan mendominasi limbah yang ditemukan. Selain merusak pemandangan, sampah ini juga berpotensi mengancam ekosistem laut dan kehidupan satwa di sekitar pantai.
Dampak Lingkungan dan Ekonomi
Pencemaran ini tidak hanya berdampak pada estetika pantai, tetapi juga berpotensi menurunkan minat wisatawan. Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan penting bagi masyarakat Palabuhanratu.
“Jika kondisi ini dibiarkan, bukan tidak mungkin pengunjung akan berkurang dan ekonomi lokal ikut terdampak,” kata Kepala Dinas Pariwisata setempat, Ratna Sari.
Upaya dan Harapan untuk Perbaikan
Pemerintah daerah bersama komunitas pecinta lingkungan telah berupaya melakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin. Namun, tantangan utama tetap pada kesadaran masyarakat dan pengunjung untuk menjaga kebersihan.
Salah satu relawan, Indra, menyampaikan, “Kami berharap ada edukasi yang lebih intensif, serta fasilitas tempat sampah yang memadai di setiap titik strategis.”
Peran Masyarakat dan Pengunjung
Kebersihan lingkungan wisata tidak dapat hanya mengandalkan petugas kebersihan saja. Peran aktif masyarakat dan wisatawan sangat penting. Dengan kesadaran bersama, Pantai RTH Citepus dapat kembali menjadi destinasi yang indah dan nyaman.
Pemandangan kurang sedap di Pantai RTH Citepus bukan sekadar masalah sampah, tapi cermin dari perlunya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Dengan langkah bersama antara pemerintah, masyarakat, dan pengunjung, keindahan pantai ini bisa kembali dirasakan semua orang tanpa terganggu masalah pencemaran.
