Cianjur, HarianJabar.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Dalam operasi besar yang digelar beberapa pekan terakhir, polisi berhasil menangkap puluhan pengedar narkoba dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur.
Dari hasil penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa ratusan butir obat keras tanpa izin edar, sabu-sabu siap edar, serta peralatan untuk mengonsumsi narkoba.

Operasi Terpadu Ungkap Jaringan Luas
Kapolres Cianjur menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil penyelidikan lapangan.
“Kami berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba yang menyasar tidak hanya orang dewasa, tetapi juga remaja. Ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.
Puluhan tersangka yang diamankan diduga memiliki peran berbeda, mulai dari kurir, pengedar eceran, hingga penghubung dengan bandar di luar daerah.
Ancaman Serius bagi Generasi Muda
Polres Cianjur menyoroti bahwa peredaran obat keras dan sabu di wilayah tersebut sudah merambah kalangan pelajar. Hal ini membuat aparat kepolisian bekerja sama dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah untuk melakukan edukasi bahaya narkoba.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Jika terjerat narkoba, masa depan mereka bisa hancur. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berani melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan,” tegas Kapolres.
Jerat Hukum Berat untuk Pelaku
Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis, antara lain UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta UU Kesehatan terkait obat keras tanpa izin edar. Ancaman hukuman berkisar mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun penjara, tergantung peran dan barang bukti yang diamankan.
Peran Aktif Masyarakat Jadi Kunci
Polisi juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. Dengan wilayah Cianjur yang cukup luas dan mobilitas tinggi, kolaborasi aparat dan warga dinilai sangat penting untuk mencegah narkoba semakin merusak lingkungan sosial.
“Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Narkoba adalah musuh bersama,” tambahnya.
