Bandung Barat, HarianJabar.com – Suasana di salah satu permukiman di Kecamatan Padalarang mendadak mencekam pada Jumat sore. Seorang pria lanjut usia (lansia) menjadi sasaran amuk warga setelah diduga hendak mencabuli seorang bocah yang tengah bermain di sekitar rumahnya.

Aksi Bejat yang Digagalkan Warga
Berdasarkan keterangan saksi, bocah malang tersebut awalnya sedang asyik bermain sendirian. Lansia berusia sekitar 65 tahun itu kemudian mendekatinya dengan gelagat mencurigakan. Korban sempat berteriak, sehingga membuat salah seorang tetangga curiga dan segera mendekat.
Benar saja, ketika diperiksa, pelaku diduga tengah berusaha melakukan tindakan cabul. Sontak, warga berbondong-bondong datang dan langsung menangkap pria tersebut. Emosi yang meluap membuat pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa.
“Warga sudah sangat marah. Untung polisi cepat datang, kalau tidak mungkin sudah habis dia (pelaku),” ujar salah seorang warga setempat.
Polisi Evakuasi Pelaku
Petugas Polsek Padalarang yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi. Pelaku langsung dievakuasi ke kantor polisi untuk menghindari amukan massa yang semakin brutal.
Kapolsek Padalarang membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Ya, kami sudah amankan seorang lansia yang diduga hendak melakukan pencabulan terhadap anak. Saat ini sedang kami periksa dan proses hukum tetap berjalan,” tegasnya.
Dampak Psikologis Korban Jadi Perhatian
Meski aksi bejat pelaku berhasil digagalkan, trauma mendalam dikhawatirkan dialami korban. Polisi bersama pihak terkait akan memberikan pendampingan agar kondisi psikis anak bisa segera pulih.
Aktivis perlindungan anak menilai kasus ini sebagai peringatan serius.
“Predator seksual tidak mengenal usia, bahkan bisa datang dari orang-orang yang selama ini dianggap tak berbahaya. Orang tua perlu meningkatkan pengawasan, terutama ketika anak bermain di luar rumah,” ungkap seorang pemerhati anak di Bandung.
Proses Hukum Menanti
Pelaku terancam dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak yang memiliki ancaman hukuman cukup berat, meski usianya sudah lanjut. Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai aturan tanpa pandang bulu.
Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran masyarakat untuk sigap melindungi anak-anak. Respons cepat warga berhasil menggagalkan tindakan cabul, sekaligus menyelamatkan korban dari ancaman lebih lanjut.
