Cianjur, HarianJabar.com – Niat baik Usep (42) untuk melerai keributan justru berujung petaka. Warga Garut itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok ketika mencoba menengahi cekcok antara seorang pemilik toko dan kurir paket.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (18/9/2025) siang di kawasan Pasar Ciawitali, Garut. Menurut keterangan saksi, keributan bermula ketika kurir paket mengantarkan barang ke sebuah toko. Diduga terjadi kesalahpahaman terkait biaya pengiriman dan kondisi barang, hingga memicu adu mulut antara kurir dengan pemilik toko.
Usep yang kebetulan berada di lokasi berusaha menenangkan keduanya agar pertengkaran tidak berlanjut. Namun, salah seorang pihak yang tersulut emosi justru menyerang Usep dengan senjata tajam. Akibatnya, Usep menderita luka bacok di bagian lengan dan pundak.
“Korban sebenarnya hanya berniat melerai. Tapi malah jadi sasaran. Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kapolsek Tarogong, AKP Dedi Hermawan.
Polisi sudah mengamankan terduga pelaku dan memeriksa sejumlah saksi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini sontak mengundang keprihatinan warga sekitar. Beberapa pedagang di pasar menyayangkan insiden tersebut.
“Padahal Pak Usep itu orangnya baik, sering bantu kalau ada yang ribut. Nggak nyangka malah kena bacok,” ucap Asep, salah seorang pedagang.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindakan main hakim sendiri dan mudah terbawa emosi justru dapat menimbulkan korban yang tidak bersalah. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan secara baik tanpa kekerasan.
