Sukabumi, HarianJabar.com – Suasana tenang dini hari di sebuah kampung di Sukabumi mendadak berubah mencekam. Taryono (47), warga setempat, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap salah satu rumah tetangganya. Api membumbung tinggi, membangunkan warga sekitar yang panik berhamburan ke luar rumah.

“Sekitar jam dua lewat, saya dengar suara letupan. Begitu keluar rumah, ternyata api sudah besar sekali. Saya langsung teriak minta tolong ke warga lain,” ujar Taryono saat ditemui wartawan.
Warga Bahu-Membahu Padamkan Api
Dalam kondisi darurat, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ember, selang, hingga kain basah dipakai untuk menahan api agar tidak merembet ke rumah lain. Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah mendapat laporan dari warga.
Petugas bersama masyarakat akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah setelah hampir satu jam berjibaku. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi rumah dan menimbulkan kerugian materi yang cukup besar.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran menduga sumber api berasal dari korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan menumpuk colokan listrik yang bisa memicu percikan api,” kata salah satu petugas damkar.
Trauma dan Rasa Syukur
Meski kaget dan sempat panik, Taryono dan warga lainnya bersyukur kebakaran tidak menelan korban jiwa. Kini mereka bergotong royong membantu tetangga yang rumahnya terbakar dengan memberikan bantuan seadanya.
“Yang penting nyawa selamat dulu. Harta bisa dicari lagi,” tutur Taryono lirih.
