Bogor, HarianJabar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya 43 kali gempa susulan yang mengguncang wilayah Sukabumi dan Bogor setelah gempa utama beberapa waktu lalu. Meski menimbulkan kekhawatiran masyarakat, BMKG menegaskan bahwa rangkaian gempa ini bukan dipicu oleh aktivitas Sesar Citarik.

Penjelasan BMKG
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyatakan bahwa hasil analisis menunjukkan sumber gempa berasal dari aktivitas sesar lokal lainnya.
“Dari hasil monitoring kami, aktivitas gempa tidak berkaitan dengan Sesar Citarik. Ini murni dari sesar aktif lain yang ada di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.
Intensitas Gempa
Sebagian besar gempa susulan yang terjadi memiliki magnitudo kecil, berkisar antara 2,0 hingga 4,0. Meski begitu, masyarakat di wilayah Sukabumi dan Bogor masih merasakan getaran ringan beberapa kali.
Kondisi Warga
Sejumlah warga sempat panik, namun hingga kini tidak ada laporan kerusakan parah maupun korban jiwa akibat gempa susulan tersebut. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada.
Imbauan BMKG
BMKG meminta warga tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak jelas sumbernya. “Ikuti informasi resmi dari BMKG. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” imbuh BMKG.
