Jakarta, HarianJabar.com – Nama Abraham Shield, seorang pegiat media sosial, kembali menuai kontroversi setelah diduga mencatut foto Presiden Prabowo Subianto dalam salah satu unggahannya di platform digital. Foto itu dipakai tanpa izin resmi dan dikaitkan dengan isu politik internasional yang sedang ramai diperbincangkan.
Langkah Abraham Shield ini memicu reaksi dari warganet Indonesia yang menilai tindakannya sebagai manipulatif dan tidak etis. Beberapa pengamat bahkan menyebut pencatutan foto kepala negara bisa berimplikasi hukum apabila terbukti melanggar aturan terkait penyebaran informasi dan pencemaran nama baik.
Isu Trump dan Gencatan Senjata Gaza
Kontroversi semakin memanas karena unggahan Abraham Shield bersinggungan dengan isu global, yakni usulan Donald Trump terkait gencatan senjata di Gaza. Trump sebelumnya mengajukan formula damai baru yang ditujukan untuk menghentikan eskalasi konflik Israel-Palestina.
Namun, usulan tersebut menimbulkan pro dan kontra. Beberapa negara Arab menyatakan dukungan, sementara pihak Palestina menilai langkah itu tidak menyentuh akar persoalan, yakni pendudukan Israel di tanah Palestina.

Reaksi Tegas dari China
China turut angkat bicara mengenai usulan Trump. Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Beijing menegaskan bahwa setiap upaya perdamaian harus menghormati solusi dua negara dan berdasarkan hukum internasional.
“China mendukung segala inisiatif yang nyata menuju gencatan senjata, namun menolak pendekatan sepihak yang mengabaikan hak rakyat Palestina,” kata juru bicara tersebut dalam konferensi pers di Beijing.
Pernyataan itu menegaskan posisi China yang konsisten dalam mendukung Palestina sekaligus memperkuat citra Beijing sebagai aktor diplomasi global di Timur Tengah.
Kasus Abraham Shield yang mencatut foto Prabowo memperlihatkan betapa sensitifnya isu politik nasional bila dikaitkan dengan dinamika internasional. Sementara itu, reaksi China terhadap usulan Trump menjadi sinyal penting bahwa konflik Gaza tetap menjadi perhatian global yang memerlukan solusi adil dan menyeluruh.
