Jakarta, HarianJabar.com – Warga di kawasan Jakarta Selatan dikejutkan oleh taksi online yang terparkir selama tiga hari di pinggir jalan tanpa ada aktivitas. Setelah diperiksa, diketahui bahwa sopirnya telah meninggal dunia di dalam kendaraan.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang curiga karena mobil tetap berada di tempat yang sama selama berhari-hari. Aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan identifikasi sopir.
Kondisi Mobil dan Sopir
Petugas menemukan bahwa sopir, seorang pria berusia 45 tahun, tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Dugaan sementara, kematian terjadi akibat masalah kesehatan mendadak.
“Mobil terparkir rapi, tapi sopir tidak bergerak. Setelah diperiksa, ternyata yang bersangkutan sudah meninggal,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Respons Warga dan Pihak Taksi Online
Warga sekitar mengaku terkejut dan menyesalkan kondisi yang baru diketahui setelah beberapa hari. Sementara itu, pihak perusahaan taksi online menyatakan dukacita yang mendalam dan akan meninjau prosedur keamanan serta komunikasi dengan sopir.
Pihak perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan pemantauan armada agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Imbauan Kepada Masyarakat
- Laporkan kendaraan yang terlihat terparkir terlalu lama di area publik.
- Periksa komunikasi dengan sopir atau pengemudi jika terjadi keadaan darurat.
- Tetap waspada terhadap tanda-tanda kesehatan pengemudi, terutama bagi yang berusia lanjut.
Tragedi sopir taksi online ditemukan meninggal setelah mobil terparkir tiga hari menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pemantauan armada. Kejadian ini juga menekankan perlunya prosedur keamanan dan dukungan kesehatan bagi pengemudi agar insiden serupa tidak terulang.
