Bandung, Harianjabar.com — Seblak, jajanan khas Bandung yang dikenal dengan rasa pedas dan gurihnya, kini kembali viral setelah videonya ramai diunggah oleh sejumlah kreator kuliner di Thailand. Popularitas seblak yang menembus pasar internasional ini membuat banyak warganet penasaran dengan asal-usul dan makna di balik nama makanan tersebut.
Asal-usul dan Arti Nama Seblak
Menurut catatan kuliner tradisional Sunda, kata “seblak” berasal dari bahasa Sunda “nyeblak”, yang berarti ‘mengagetkan’ atau ‘meledak di mulut’. Istilah ini merujuk pada sensasi pedas yang tiba-tiba muncul ketika menyantap makanan tersebut.
Sejarawan kuliner asal Bandung, Dadan Hermawan, menjelaskan bahwa seblak mulai populer di Bandung sekitar tahun 2000-an.
“Awalnya seblak adalah olahan kerupuk yang direbus, bukan digoreng, lalu diberi bumbu kencur, cabai, dan bawang. Dulu makanan ini dikenal di kalangan masyarakat sederhana, tapi sekarang sudah jadi ikon kuliner kota Bandung,” ungkapnya.
Dari Warung Pinggir Jalan hingga Viral ke Luar Negeri
Perkembangan media sosial membuat seblak semakin dikenal luas. Beberapa kreator makanan asal Thailand dan Malaysia bahkan membuat versi mereka sendiri, dengan tambahan bahan seperti seafood, keju, dan sosis.

Salah satu kreator asal Bangkok, melalui akun TikTok-nya, menyebut rasa seblak “unik dan berbeda dari makanan pedas khas Thailand.” Unggahan tersebut mendapat jutaan penonton dan komentar positif, membuat kuliner khas Sunda ini semakin mendunia.
Variasi dan Cita Rasa yang Beragam
Kini seblak hadir dalam berbagai versi, seperti seblak kering, seblak basah, hingga seblak level pedas ekstrem. Bahan utamanya tetap sama: kerupuk rebus, telur, dan sayuran, namun banyak penjual menambahkan topping seperti bakso, ceker ayam, makaroni, atau sosis.
Pedagang seblak di Bandung, Nia (29), mengatakan lonjakan pembeli justru datang dari wisatawan luar kota.
“Sekarang banyak yang datang cuma mau cobain seblak asli Bandung. Mereka suka karena rasanya pedas, gurih, dan beda dari jajanan lain,” ujarnya.
Simbol Kuliner Kreatif Bandung
Seblak bukan hanya sekadar jajanan, tetapi sudah menjadi simbol kreativitas kuliner khas Bandung yang terus beradaptasi dengan tren modern. Pemerintah daerah pun kerap menjadikan seblak sebagai bagian dari promosi wisata kuliner Jawa Barat.
“Seblak mencerminkan kreativitas masyarakat Bandung dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan lezat. Ini bagian dari identitas kuliner lokal,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Rudi Setiawan.
Popularitas seblak yang menembus luar negeri menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia memiliki potensi besar di kancah global. Dari asal-usul nama yang unik hingga variasi rasanya yang beragam, seblak terus menjadi kebanggaan kuliner warga Bandung dan Indonesia.
