Sukabumi, HarianJabar.com – Seorang bocah berusia 11 tahun menjadi korban penjambretan brutal di Sukabumi. Adik dari R, korban, diseret motor pelaku hingga ratusan meter saat berusaha mempertahankan telepon genggamnya.
Korban Penuh Luka dan Trauma
Tubuh kecil korban kini penuh memar, dan trauma akibat kejadian itu belum hilang. Telepon genggam yang dipertahankan bocah tersebut berhasil direbut pelaku, meninggalkan rasa takut dan kecewa bagi korban maupun keluarganya.
“Kejadian ini membuat keluarga kami terpukul. Anak-anak kami sekarang tidak hanya sakit fisik, tapi juga trauma berat,” ungkap salah satu anggota keluarga korban.

R Ikut Terbaring di Rumah Sakit
Tak hanya sang adik, R pun ikut terbaring di rumah sakit. Dadanya sesak bukan hanya karena rasa sakit fisik, tetapi juga oleh beban emosional akibat nasib keluarga yang terasa semakin berat.
Harapan Keluarga dan Penegakan Hukum
Peristiwa ini menambah catatan panjang kasus kejahatan jalanan yang menimpa anak-anak di Sukabumi. Keluarga berharap pihak kepolisian dapat menangkap pelaku dan menjalankan proses hukum dengan tegas, sehingga keadilan bagi korban dapat ditegakkan.
Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap kejahatan jalanan dan memperhatikan keselamatan anak-anak di ruang publik.
