Subang, HarianJabar.com – Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 73+200 arah Jakarta, Rabu dini hari. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.59 WIB.
“Peristiwa ini terjadi dini hari, tetapi untungnya tidak ada korban jiwa,” kata Ardam Rafif Trisilo, Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, dalam keterangan resminya.
Empat Kendaraan Terlibat
Kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan, yaitu:
- Truk muatan buah naga
- Truk kontainer
- Bus Agramas
- Satu kendaraan lainnya yang belum diketahui jenis dan identitasnya
Ardam menambahkan, “Kami segera mengevakuasi kendaraan yang terlibat untuk memastikan jalur tetap aman dan mencegah kemacetan panjang di tol.”
Penanganan Cepat Petugas Tol
Setelah laporan masuk melalui Sentra Komunikasi (Senkom), petugas Patroli dan Derek Astra Tol Cipali bersama jajaran PJR tiba di lokasi pada pukul 04.07 WIB. Mereka langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas dan evakuasi kendaraan.
Seorang pengendara yang melintas, Budi (35), mengatakan, “Saya melihat truk dan bus berhenti di tengah jalan. Petugas cepat datang, jadi jalur bisa segera dibuka kembali. Itu sangat membantu agar perjalanan tidak terhambat lama.”

Dampak Terhadap Lalu Lintas
Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di ruas tol arah Jakarta. Astra Tol Cipali menyatakan penanganan cepat tim evakuasi berhasil membuka kembali jalur dalam waktu kurang dari satu jam.
Imbauan Keselamatan dari Astra Tol Cipali
Pihak Astra Tol Cipali mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati melintasi ruas tol, terutama di malam atau dini hari. Pengendara disarankan untuk:
- Mematuhi batas kecepatan yang berlaku.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
- Menghindari mengemudi saat lelah atau mengantuk.
- Berhati-hati saat mendahului truk atau bus besar.
“Keselamatan pengendara adalah prioritas kami. Mohon semua pengendara tetap waspada, terutama di jam-jam rawan kecelakaan dini hari,” pungkas Ardam.
