Bandung, HarianJabar.com 4 September 2025 — Demonstrasi yang digelar oleh warga Kampung Kota di depan gedung DPRD Jawa Barat pada Kamis (3/9) kemarin berlangsung dengan suasana yang cukup panas. Aksi tersebut tidak hanya diwarnai tuntutan serius, tapi juga dengan lemparan sampah ke arah gedung DPRD, sebagai bentuk protes atas keluhan warga yang belum terselesaikan.

Latar Belakang Aksi
Warga Kampung Kota melakukan aksi unjuk rasa menuntut perhatian pemerintah daerah terhadap masalah sanitasi dan kebersihan lingkungan yang sudah berlangsung lama. Mereka menyoroti minimnya fasilitas pengelolaan sampah dan buruknya pelayanan kebersihan yang membuat lingkungan mereka kerap kumuh dan tidak sehat.
Aksi Lempar Sampah Sebagai Bentuk Protes
Dalam orasinya, beberapa perwakilan warga menyatakan frustrasi karena aspirasi mereka selama ini sulit didengar. Sebagai simbol ketidakpuasan, massa melemparkan sampah rumah tangga ke halaman DPRD Jawa Barat, yang kemudian menjadi perhatian petugas keamanan.
Ketua DPRD Jabar, H. Arif Gunawan, yang menerima perwakilan pengunjuk rasa, menanggapi aksi tersebut dengan tenang.
“Kami memahami kekecewaan warga. Aspirasi ini akan kami teruskan dan tindaklanjuti dengan pemerintah terkait agar solusi segera ditemukan,” ujarnya.
Pengamanan dan Situasi Demo
Meski aksi lempar sampah sempat membuat situasi memanas, aparat keamanan dari Polrestabes Bandung dan Satpol PP berhasil menjaga ketertiban dan mencegah kerusuhan yang lebih besar. Demonstrasi berakhir damai tanpa adanya kerusakan atau bentrokan.
Menyajikan Berimbang dan Faktual
Berita ini disusun berdasarkan pengamatan langsung dan pernyataan resmi dari pihak terkait. Media mengedepankan sikap netral, menghindari provokasi, serta memaparkan fakta tanpa menambah opini subjektif.
Aksi demo warga Kampung Kota yang disertai lemparan sampah menjadi cermin ketegangan antara masyarakat dan pemerintah daerah terkait isu lingkungan. Dialog dan tindakan nyata diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang sudah lama membelit warga agar kehidupan mereka lebih layak dan sehat.
