Bandung, Harianjabar.com – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat mendesak pemerintah Indonesia untuk keluar dari forum Board of Peace (BOP) karena dinilai tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri anti-penjajahan yang selama ini menjadi identitas diplomasi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rilis sikap resmi yang digelar di Gedung Merdeka, Sabtu (7/3/2026).
Ketua PW KAMMI Jawa Barat, Izus Salam, mengatakan Indonesia memiliki tanggung jawab historis untuk tetap konsisten dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.
Menurutnya, posisi tersebut tidak dapat dipisahkan dari sejarah diplomasi Indonesia sejak penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika 1955 yang melahirkan prinsip anti-kolonialisme melalui Dasasila Bandung.
“Indonesia adalah bangsa yang sejarahnya dibangun di atas keberanian menolak penjajahan. Bandung telah memberi dunia warisan moral melalui Dasasila Bandung. Karena itu Indonesia tidak boleh berada dalam forum apa pun yang berpotensi menormalkan ketidakadilan terhadap Palestina,” ujar Izus dalam pernyataan tertulisnya.
Dalam rilis tersebut, KAMMI Jawa Barat menyampaikan lima poin sikap utama.
Pertama, mendesak pemerintah Indonesia segera keluar dari forum Board of Peace yang dinilai tidak mencerminkan semangat politik luar negeri bebas aktif serta tidak sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Kedua, menolak upaya normalisasi perdamaian yang tidak menempatkan keadilan bagi rakyat Palestina sebagai dasar utama.
Ketiga, mengingatkan kembali pentingnya konsistensi Indonesia terhadap prinsip anti-penjajahan sebagaimana tercantum dalam Dasasila Bandung.
Keempat, mengajak generasi muda, akademisi, dan masyarakat sipil untuk terus mengawal isu kemerdekaan Palestina melalui berbagai forum diskusi, kajian geopolitik, dan gerakan advokasi publik.
Kelima, KAMMI menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan luar negeri pemerintah bukan merupakan bentuk penolakan terhadap negara, melainkan bagian dari upaya menjaga konsistensi Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemerdekaan dan keadilan internasional.
PW KAMMI Jawa Barat menyatakan akan terus mendorong ruang diskusi publik terkait kebijakan diplomasi Indonesia dan memperkuat solidaritas masyarakat terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Mendukung kemerdekaan Palestina adalah bagian dari komitmen kemanusiaan dan amanat konstitusi Indonesia,” kata Izus.
