Purwakarta, HarianJabar – Sepanjang bulan Ramadan 2025, kawasan Alun-Alun Purwakarta disulap menjadi Kampung Kuliner Ramadan, yang menghadirkan lebih dari 50 stand UMKM kuliner lokal. Ribuan warga dan pengunjung memadati lokasi ini setiap sore hingga malam hari untuk mencari takjil hingga makan malam bersama keluarga.
Kegiatan ini merupakan program tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, sebagai bagian dari upaya menggairahkan sektor ekonomi lokal dan mendukung pelaku usaha kecil.
“Kampung Kuliner ini bukan hanya tempat belanja makanan, tapi juga ajang promosi produk UMKM unggulan Purwakarta,” ujar Kepala Dinas UMKM, Dewi Sriyani.
Beragam kuliner khas Purwakarta ditampilkan, mulai dari sate maranggi, pepes jambal roti, surabi, colenak, hingga es cendol khas daerah. Para pengunjung juga disuguhkan dengan penampilan musik akustik, tausiah, dan lomba-lomba bertema Ramadan.
Warga yang datang mengaku senang dengan konsep ini karena suasananya nyaman dan penuh kebersamaan. “Saya hampir tiap malam ke sini cari takjil sambil ngabuburit. Makanannya enak-enak dan harganya terjangkau,” ujar Yusuf Maulana, warga Kelurahan Nagri Kidul.
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, turut hadir meresmikan pembukaan Kampung Kuliner Ramadan ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didukung dan diperluas ke kecamatan lain di tahun-tahun mendatang.
Pemerintah daerah mencatat, kegiatan ini berhasil meningkatkan omset harian UMKM hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Selain itu, konsep bazar yang tertib dan bersih juga diapresiasi oleh banyak pengunjung.
