BANDUNG — Rafael William Struick resmi menjadi pemain baru Dewa United Banten untuk kompetisi Super League 2025/2026. Penyerang Timnas Indonesia kelahiran Belanda ini mendapat “bisikan” penting dari pelatih Jan Olde Riekerink, mendorongnya untuk menghadapi tantangan besar di Indonesia, bahkan ikut mengguncang dominasi Persib Bandung.
1. Dialog di Belanda: Awal Misi Besar
Struick, yang kini mengenakan nomor 27, mengaku telah menjalin komunikasi intens dengan Coach Jan saat masih berada di Belanda. Percakapan ini menjadi titik balik yang mengokohkan pilihannya bergabung dengan Dewa United.
“Kami berdiskusi selama beberapa jam, dan percakapan itu sangat membantu saya dalam membuat keputusan memilih Dewa,” kata Struick .
2. Ambisi Besar: Mengusik Target Persib
Sang pemain menegaskan ambisinya untuk bersaing di papan atas. Struick tidak segan menyatakan keyakinannya bahwa Dewa United memiliki potensi untuk naik ke level Persib, yang telah dua musim terakhir mendominasi Liga Indonesia:
“Saya pikir Dewa adalah salah satu tim terkuat di Liga Indonesia […] kami memiliki peluang yang bagus untuk memenangkan liga.”
3. Adaptasi Cepat
Meski belum sepenuhnya familiar dengan gaya sepakbola Indonesia, Struick cepat menyesuaikan diri. Dia banyak berkonsultasi dengan rekan-rekan tim dan pemain Timnas seperti Egy, Ricky, dan Fano untuk memahami karakter kompetisi lokal .
4. Sasaran Pribadi dan Tim
Target Struick bukan sekadar adaptasi: “Pertama, tentu saya ingin menjadi juara di Liga Indonesia,” katanya. Ia berharap bisa berkontribusi melalui gol dan assist, serta membawa Dewa United mengakhiri dominasi Persib.
5. Rekam Jejak Internasional
Struick bukan sembarang pemain. Pemain kelahiran 27 Maret 2003 di Leidschendam, Belanda, ini akhirnya memperkuat Dewa United setelah memperkuat ADO Den Haag dan Brisbane Roar. Ia juga telah mencetak gol di Timnas Senior, termasuk di laga kualifikasi Piala Dunia melawan Bahrain.
