Bekasi, Harianjabar.com — Puluhan warga dari berbagai daerah di Indonesia melaporkan menjadi korban penipuan jual beli motor Vespa yang diduga dilakukan oleh seorang pria asal Bekasi. Modusnya tampak sederhana: pelaku menawarkan sepeda motor klasik jenis Vespa dengan harga miring lewat media sosial. Namun, barang yang dijanjikan tak pernah dikirimkan.
Korban tak hanya berasal dari Bekasi, tapi juga dari Bogor, Jakarta, hingga sejauh Riau. Salah satu korban, Andi (32) warga Bogor, mengaku sudah mentransfer uang puluhan juta rupiah untuk satu unit Vespa klasik, namun tak pernah menerima motornya.
Lorem Ipsum has been the industry\’s standard dummy text ever since the 1500s.
“Awalnya percaya karena tampilan akun pelaku cukup meyakinkan, banyak foto motor dan testimoni. Tapi setelah transfer, motor tak dikirim dan dia mulai susah dihubungi,” ujarnya saat dihubungi pada Selasa (30/7/2025).
Hingga kini, jumlah korban yang melapor ke polisi terus bertambah. Total kerugian diperkirakan sudah menyentuh ratusan juta rupiah. Banyak korban baru menyadari telah ditipu setelah saling bertukar cerita melalui media sosial dan forum komunitas Vespa.
Pihak Polres Metro Bekasi Kota membenarkan tengah menyelidiki laporan tersebut. Kasat Reskrim menyatakan bahwa upaya pelacakan pelaku tengah dilakukan, termasuk menelusuri jejak digital dan rekening bank yang digunakan.
“Kami imbau masyarakat untuk waspada terhadap penawaran harga yang terlalu murah, apalagi jika tidak ada pertemuan langsung dan dokumen legal,” ujar seorang perwira penyidik.
Kasus ini menyoroti kembali risiko transaksi daring tanpa verifikasi yang jelas, serta pentingnya kehati-hatian saat membeli kendaraan secara online, terlebih dari pihak yang belum dikenal.
