Sukabumi,HarianJabar.com– Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Ongkrak, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (30/7/2025) siang. Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret truk saat sedang melintas di depan rumahnya.
Peristiwa menyedihkan itu mengundang duka mendalam dari keluarga korban dan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban semula berjalan kaki di sisi jalan yang sempit dan padat kendaraan. Naas, sebuah truk bermuatan melaju dari arah belakang dan menyerempet korban hingga terseret beberapa meter.
Kronologi Singkat
Menurut keterangan saksi mata, truk yang melaju dari arah Jalan Pelabuhan menuju Jalan R. Syamsudin belum menyadari adanya anak kecil yang sedang berjalan. “Truknya pelan, tapi anak itu terlalu dekat ke jalan karena trotoarnya sempit. Supirnya nggak lihat,” ungkap Dani, warga setempat.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga dan petugas, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala dan tubuh.
Lorem Ipsum has been the industry\’s standard dummy text ever since the 1500s.
Sopir Diamankan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Sukabumi Kota telah mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. Unit Laka Lantas juga telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti guna menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih mendalami keterangan sopir dan saksi di lokasi. Kami juga akan mengevaluasi kondisi jalan dan faktor lingkungan sekitar,” ujar Kanit Laka Polres Sukabumi Kota, Iptu Rendy Saputra.
Warga Desak Perbaikan Infrastruktur Jalan
Kejadian ini memicu keprihatinan warga sekitar yang mengeluhkan minimnya fasilitas keselamatan di ruas Jalan Ongkrak, termasuk trotoar yang tidak memadai dan padatnya lalu lintas kendaraan berat.
“Di sini banyak anak kecil. Tapi jalan sempit, trotoar juga nggak layak. Harusnya ada pembatas atau rambu-rambu khusus,” ujar Nia, warga RT setempat.
Imbauan untuk Orang Tua dan Pengemudi
Polisi mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak yang bermain atau beraktivitas di dekat jalan raya. Sementara para pengemudi, terutama kendaraan besar, diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama di kawasan permukiman dan sekolah.
