Bandung, HarianJabar.com – Dalam beberapa bulan terakhir, istilah “healing tipis-tipis” makin ramai digunakan warganet, terutama di kalangan generasi muda. Di Jawa Barat, tren ini diwujudkan dengan meningkatnya kunjungan ke lokasi wisata alam terdekat seperti curug, kebun teh, dan perbukitan.
Data dari Dinas Pariwisata Jawa Barat menunjukkan bahwa sejak awal tahun 2025, jumlah kunjungan ke destinasi lokal seperti Curug Cimahi, Gunung Puntang, dan Waduk Jatiluhur mengalami peningkatan hingga 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Rani (24), wisatawan asal Cimahi, healing kini tidak harus mahal. “Yang penting bisa keluar rumah, lihat alam, dan ngopi bareng teman. Cukup naik motor dan bawa bekal,” katanya.
Fenomena ini juga berdampak positif bagi pelaku UMKM sekitar, seperti penjual makanan, penyewaan hammock, dan ojek wisata.
Sosiolog dari Universitas Padjadjaran, Dr. Yusuf Maulana, menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan pergeseran gaya hidup yang lebih sadar akan kesehatan mental. “Anak muda sekarang lebih terbuka soal pentingnya istirahat, bukan hanya kerja terus,” ujarnya.
