Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) merayakan Hari Bhayangkara ke-79 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Perayaan tersebut berlangsung pada Jumat (5/7) di Mapolda Jabar, Kota Bandung, dalam bentuk acara syukuran yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, personel kepolisian, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan tokoh masyarakat.
Dalam suasana yang penuh rasa syukur dan nasionalisme, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. [Nama Kapolda], memimpin jalannya upacara sekaligus memimpin momen penghormatan kepada para personel yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Polda Jabar atas pengabdian, loyalitas, serta kerja keras yang telah ditunjukkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Hari Bhayangkara bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi dan evaluasi terhadap pelayanan kita kepada masyarakat. Polri harus terus hadir sebagai institusi yang modern, humanis, dan dipercaya rakyat,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Puluhan Personel Terima Penghargaan
Dalam momen yang sarat makna ini, sebanyak puluhan personel Polda Jabar menerima penghargaan atas prestasi dan kontribusi mereka di berbagai bidang, mulai dari pengungkapan kasus kriminal, inovasi pelayanan publik, hingga peran aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolda sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap personel yang telah melampaui ekspektasi dalam menjalankan tugasnya.
Beberapa di antaranya menerima penghargaan karena keberhasilan dalam mengungkap kasus besar, seperti penyelundupan narkoba dan perdagangan manusia, sementara lainnya mendapatkan penghargaan karena kontribusinya dalam program-program berbasis masyarakat seperti Polisi RW, pembinaan anak muda, hingga penguatan sinergi antar lembaga.
Syukuran dan Doa Bersama
Acara syukuran dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama, sebagai bentuk refleksi dan harapan agar Polri terus diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugasnya. Suasana haru dan khidmat pun menyelimuti ruangan saat pemotongan tumpeng dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Polri hingga usia ke-79 tahun.
Tak hanya itu, penampilan seni tradisional khas Jawa Barat turut menyemarakkan acara, mencerminkan semangat budaya lokal yang selalu didukung dan dilestarikan oleh jajaran kepolisian di daerah.
Tema Bhayangkara 79: Wujudkan Transformasi untuk Indonesia Emas
Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menjadi pengingat pentingnya peran Polri dalam menciptakan stabilitas keamanan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Kapolda menegaskan bahwa Polri, khususnya Polda Jabar, akan terus meningkatkan profesionalisme melalui pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Kami akan terus berbenah, membuka diri terhadap kritik, dan memperkuat sinergi dengan masyarakat demi mewujudkan Polri yang betul-betul hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.
Perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Jabar menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ini adalah simbol komitmen bahwa Polri akan terus melangkah maju, berinovasi, dan memperkuat integritas untuk menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Semangat kebersamaan, penghargaan atas dedikasi, serta doa bersama menjadi bekal penting menuju masa depan Polri yang semakin presisi dan humanis.
