SUKABUMI – 23 Juli 2025 Warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan aksi pencurian di sebuah rumah warga yang terjadi Senin dini hari (22/7). Pelaku yang belum teridentifikasi berhasil menggondol uang tunai jutaan rupiah serta sejumlah barang berharga tanpa menimbulkan kerusakan pada pintu atau jendela.
Fakta ini memunculkan dugaan kuat bahwa pelaku telah mengetahui lokasi penyimpanan kunci cadangan rumah tersebut.
Menurut pengakuan pemilik rumah, Sutrisno (38), kejadian berlangsung saat ia dan keluarganya tengah tertidur pulas. Pelaku diduga masuk melalui pintu depan menggunakan kunci asli yang disimpan di salah satu sudut lemari di teras.
“Pintu tidak dirusak, semuanya masih utuh. Tapi lemari tempat saya simpan kunci cadangan terbuka. Uang Rp4 juta dan HP istri saya hilang,” ujar Sutrisno kepada wartawan, Selasa (23/7).
Dugaan Aksi Terencana dan Mengenal Korban
Kapolsek Cikembar, IPTU Dodi Firmansyah, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah rekaman CCTV dari rumah tetangga korban.
“Ada indikasi pelaku mengenal lingkungan korban, bahkan bisa jadi orang dalam atau mantan kenalan yang tahu rutinitas keluarga tersebut,” terang IPTU Dodi.
Hingga kini, petugas masih memeriksa saksi-saksi serta menelusuri jejak pelaku melalui barang bukti digital.
Warga Resah, Keamanan Lingkungan Dipertanyakan
Insiden ini menambah daftar panjang kasus pencurian rumah di wilayah Sukabumi selama dua bulan terakhir. Sejumlah warga mengaku resah dan meminta peningkatan patroli malam dari aparat setempat.
“Ini sudah kejadian kedua di lingkungan kami bulan ini. Kami minta polisi lebih rutin patroli malam dan pos ronda diaktifkan kembali,” kata Deden, ketua RT setempat.
Sementara itu, pihak desa berencana mengadakan sosialisasi keamanan lingkungan, termasuk edukasi tentang penyimpanan kunci yang aman dan pemasangan kamera pengawas.
Catatan Keamanan: Jangan Remehkan Lokasi Kunci Cadangan
Pakar keamanan properti, Yusuf Maulana, menekankan pentingnya edukasi masyarakat soal manajemen keamanan rumah, terutama terkait penyimpanan kunci cadangan.
“Jangan simpan kunci di tempat umum seperti pot bunga, sepatu lama, atau lemari teras. Itu tempat favorit pencuri untuk mengecek pertama kali,” ujarnya.
Kasus pencurian yang menimpa warga Sukabumi ini menjadi peringatan penting bahwa keamanan rumah bukan hanya soal gembok dan pagar, melainkan juga tentang kebiasaan kita dalam menjaga kerahasiaan akses. Kepolisian masih memburu pelaku, sementara warga diminta untuk tetap waspada dan meningkatkan solidaritas dalam menjaga lingkungan.
