Jakarta – Masalah kulit sering dianggap sepele dan hanya berkaitan dengan alergi, cuaca, atau perawatan tubuh. Namun, para ahli medis menegaskan bahwa beberapa gejala kulit justru bisa menjadi sinyal awal dari gangguan kesehatan serius, termasuk penyakit jantung.
Sejumlah studi medis mengungkapkan bahwa perubahan pada kulit kerap kali menjadi indikator gangguan sistemik tubuh, salah satunya gangguan kardiovaskular. Dokter spesialis penyakit dalam dari RSUD Cipto Mangunkusumo, dr. Nadia Wulandari, SpPD, menjelaskan bahwa tubuh memiliki cara unik untuk memberi peringatan dini terhadap penyakit. “Kulit adalah cermin dari apa yang terjadi di dalam tubuh. Jika ada sesuatu yang tidak normal pada kulit, bisa jadi itu adalah pertanda dari masalah yang lebih besar, termasuk pada jantung,” kata dr. Nadia, Kamis (24/7).
Berikut adalah 10 masalah kulit yang perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada jantung:
1. Xanthelasma
Plak kekuningan di sekitar mata bisa menjadi pertanda tingginya kadar kolesterol dalam darah. Ini bisa menjadi indikator risiko penyakit jantung koroner.
2. Clubbing Finger
Perubahan bentuk kuku yang membulat dan ujung jari yang membesar bisa menjadi tanda kekurangan oksigen dalam darah, salah satu gejala kelainan jantung atau paru.
3. Cyanosis
Kulit yang tampak kebiruan, terutama di ujung jari atau bibir, menandakan aliran oksigen dalam darah tidak mencukupi — yang dapat terjadi akibat gangguan fungsi jantung.
4. Janeway Lesions
Bintik merah atau ungu kecil di telapak tangan atau kaki bisa menunjukkan endokarditis, yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung.
5. Kulit Kering dan Mengelupas
Kondisi kulit ekstrem ini dapat terjadi pada penderita penyakit arteri perifer yang menyebabkan aliran darah terganggu, termasuk ke kulit.
6. Munculnya Ruam Wajah Seperti Kupu-Kupu
Ruam ini identik dengan penyakit lupus, penyakit autoimun yang juga bisa menyerang jantung dan pembuluh darah.
7. Pembengkakan di Kaki dan Pergelangan
Meski tampak seperti gejala umum, pembengkakan bisa menjadi tanda gagal jantung kongestif, di mana jantung kesulitan memompa darah secara efisien.
8. Kulit Mudah Memar
Jika memar muncul tanpa sebab jelas, hal ini bisa mengindikasikan gangguan pembekuan darah akibat penggunaan obat pengencer darah atau gangguan fungsi jantung.
9. Gatal Kronis
Gatal yang tidak kunjung sembuh atau tidak jelas penyebabnya dapat dikaitkan dengan gangguan sistemik, termasuk jantung dan ginjal.
10. Bercak Putih atau Kuning di Kulit Kepala dan Tubuh
Ini bisa menandakan ketidakseimbangan metabolisme lemak dalam tubuh, kondisi yang dapat memperburuk kesehatan jantung.
Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut
dr. Nadia menegaskan bahwa tidak semua gejala kulit mengarah pada penyakit jantung. Namun, ketika gejala kulit tersebut disertai keluhan seperti sesak napas, nyeri dada, atau cepat lelah, penting untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
“Semakin cepat kita mengenali sinyal-sinyal tubuh, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi yang berbahaya,” jelasnya.
Langkah Pencegahan
Untuk mencegah gangguan jantung, masyarakat dianjurkan menjalani gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, menghindari rokok dan alkohol, serta rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.
