Sukabumi, HarianJabar – Di tengah rimbunnya pepohonan dan perbukitan hijau khas Jawa Barat, terdapat sebuah destinasi yang perlahan mulai mencuri perhatian wisatawan lokal maupun luar kota: Bukit Durian Sagara. Terletak di selatan Kabupaten Sukabumi, bukit ini menyuguhkan pemandangan alam memukau, udara segar, dan tentu saja — buah durian khas yang menggoda lidah.
Bukan hanya sekadar tempat makan durian, Bukit Durian Sagara adalah pengalaman wisata yang menyatu dengan alam dan budaya lokal.
Panorama Alam dan Udara Segar
Bukit ini berada di ketinggian yang membuat pengunjung bisa menikmati panorama hamparan hutan dan persawahan dari atas. Saat pagi hari, kabut tipis menyelimuti bukit, menciptakan nuansa yang tenang dan menyejukkan. Cocok untuk healing, camping, atau sekadar piknik bersama keluarga.
Bagi pecinta fotografi, sudut-sudut bukit ini sangat Instagramable — mulai dari gardu pandang, spot hammock, hingga latar belakang perbukitan yang dramatis.

Surga Pecinta Durian
Sesuai namanya, Bukit Durian Sagara juga dikenal sebagai sentra durian lokal. Di musim panen (sekitar Desember–Maret), pengunjung bisa langsung menikmati durian dari kebunnya. Varietas durian lokal seperti Sagara, Montong kampung, hingga Si Madu banyak diburu karena rasa manis legit dan aroma tajam yang khas.
Menariknya, pengunjung juga bisa ikut memetik durian dari pohon — tentu dengan pengawasan pemilik kebun. Sensasi langsung dari pohon ke piring ini jadi daya tarik tersendiri.
Wisata Edukasi dan Budaya Lokal
Selain menikmati alam dan durian, Bukit Durian Sagara juga menghadirkan pengalaman edukatif. Pengelola bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk memperkenalkan proses budidaya durian, serta menjaga tradisi berkebun yang sudah diwariskan turun-temurun.
Beberapa kegiatan seperti tur kebun, belajar membuat pupuk organik, atau makan bersama di saung bambu membuat pengunjung merasa terhubung dengan kehidupan desa yang damai.
Akses dan Fasilitas
Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar 2–3 jam dari pusat kota Sukabumi. Jalan menuju bukit sudah cukup baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun beberapa titik masih berbatu dan menanjak.
Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, toilet umum, warung makan, gazebo, dan tempat istirahat. Homestay dan camping ground juga disiapkan bagi wisatawan yang ingin bermalam.
Rekomendasi Kunjungan:
- Waktu terbaik: Musim durian (Desember–Maret) atau pagi hari untuk melihat kabut.
- Bawa: Alas kaki nyaman, jaket, dan kamera!
- Tips: Hubungi pengelola terlebih dahulu jika ingin ikut panen durian atau camping.
Bukit Durian Sagara bukan hanya tempat wisata, tapi juga cermin kekayaan alam dan budaya di selatan Sukabumi. Cocok untuk kamu yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kota, mencicipi durian lokal yang otentik, dan menikmati ketenangan alam yang masih asri.
