Ciamis, HarianJabar.com 13 Agustus 2025 — Kabupaten Ciamis dinobatkan sebagai salah satu daerah terbersih di Jawa Barat dalam penilaian tahunan provinsi. Capaian membanggakan ini tak diraih dengan anggaran jumbo, melainkan berkat partisipasi aktif masyarakat dan strategi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Penilaian ini dilakukan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Nasional oleh Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, yang mempertimbangkan berbagai indikator seperti pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, sanitasi, dan inovasi daerah.
Kunci Sukses: Gotong Royong Warga & Bank Sampah
Menurut Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, kunci keberhasilan bukan terletak pada besarnya dana, tetapi pada kesadaran kolektif warga.
“Kami tidak mengandalkan APBD besar. Kuncinya adalah keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari tingkat RT hingga desa,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (12/8).
Program Bank Sampah dan Gerakan Jumat Bersih telah berjalan konsisten selama tiga tahun terakhir. Selain mengurangi sampah, program ini juga memberikan nilai ekonomi bagi warga yang aktif memilah dan menabung sampah.

Inovasi Berbasis Lokal
Dinas Lingkungan Hidup Ciamis juga mengembangkan aplikasi pelaporan sampah liar dan sistem edukasi lingkungan berbasis sekolah. Kampanye “Ciamis Asri” pun sukses menarik perhatian kaum muda untuk terlibat dalam kegiatan kebersihan dan penghijauan.
“Anak-anak muda sekarang jadi motor penggerak. Banyak komunitas turun tangan langsung, bukan hanya di kota tapi juga di desa-desa,” ujar Kepala DLH Ciamis, Dedi Supriadi.
Tanpa Anggaran Jumbo, Tapi Efek Nyata
Data internal DLH menyebutkan bahwa lebih dari 65% pengelolaan kebersihan di Ciamis bersumber dari kolaborasi warga, bukan anggaran pemerintah. Ini menjadi bukti bahwa perubahan lingkungan bisa dimulai dari niat dan kedisiplinan kolektif, bukan semata-mata dana besar.
Ciamis Jadi Role Model Pengelolaan Kebersihan Berbasis Partisipatif
Penghargaan sebagai daerah terbersih ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis masyarakat, Ciamis membuktikan bahwa daerah kecil pun bisa unggul jika warganya peduli dan bergerak bersama
