SURABAYA, HarianJabar.com 23 Agustus 2025 — Pertandingan sengit antara Persebaya Surabaya dan Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) kali ini terasa makin menarik. Salah satu sorotan utama adalah sosok Irfan Jaya, winger Bali United yang dikenal memiliki “kutukan” tersendiri bagi mantan klubnya — Persebaya. Lantas, apa yang membuatnya menjadi potensi kryptonite bagi Green Force?

1. Rekam Jejak Mengerikan Melawan Mantan Klub
Irfan telah membobol gawang Persebaya empat kali sepanjang karier di Bali United, menjadikannya pemain paling produktif saat menghadapi Persebaya dari kubu Tridatu. Statistik ini tentu menjadi peringatan bagi lini belakang Persebaya yang perlu fokus tinggi sepanjang laga.
2. Ancaman Aktual Menjelang Laga
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, tidak meremehkan sosok Irfan. Ia memperingatkan para pemain untuk tetap waspada menghadapi setiap individu—terutama pemain seperti Irfan yang bisa menjadi pembeda di momen krusial. Ingatan kolektif akan gol-golnya bisa memicu performa mental para pemain Persebaya.
3. Rivalitas & Atmosfer GBT
Pertemuan antarkedua tim selalu sarat emosi. Suporter fanatik di GBT siap membuat suasana meledak. Nah, ditambah dengan potensi ledakan dari Irfan—baik dari sisi produktivitas maupun sentimen mantan pemain—pertandingan ini diprediksi berlangsung sangat intens.
Rangkuman Grafik: Kenapa Irfan Jaya Bisa Jadi “Kryptonite”
| Faktor | Penjelasan |
|---|---|
| Catatan Gol | Telah mencetak 4 gol ke gawang Persebaya — rekor mengerikan. |
| Potensi Hadir & Fokus | Dipandang sebagai ancaman utama oleh pelatih Persebaya. |
| Suasana Derby | Rivalitas tinggi dan dukungan fanatik di GBT menambah tekanan mental. |
