Jakarta, HarianJabar.com — Wabah campak kembali menjadi perhatian serius di beberapa wilayah Indonesia. Penyakit menular yang mudah menyebar ini terutama berisiko bagi anak-anak, sehingga perlindungan sejak dini sangat penting.
Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr. Maya Lestari, memberikan sejumlah tips praktis untuk orang tua agar anak terlindungi dari campak dan komplikasinya.

Apa Itu Campak?
Campak adalah infeksi virus yang sangat menular dan biasanya menyerang anak-anak. Gejala umum meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ruam kulit yang menyebar. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, bahkan kematian.
Tips Melindungi Anak dari Campak
- Vaksinasi Lengkap dan Tepat Waktu
Vaksin campak adalah cara paling efektif untuk mencegah penyakit ini. Pastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan. - Jaga Kebersihan dan Sanitasi
Ajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah bermain. Hindari kontak dengan orang yang sakit. - Perhatikan Nutrisi Anak
Asupan gizi yang baik akan meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap infeksi. Pastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang. - Segera Cari Penanganan Medis Jika Gejala Muncul
Bila anak menunjukkan gejala campak seperti demam tinggi dan ruam, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan cepat dan tepat.
Peran Orang Tua dan Masyarakat
dr. Maya menekankan pentingnya kesadaran dan peran aktif orang tua serta masyarakat dalam mencegah penyebaran campak.
“Selain vaksinasi, lingkungan yang bersih dan pola hidup sehat sangat menentukan keberhasilan pencegahan. Jangan abaikan gejala awal, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. Maya.
Catatan Penting
- Wabah campak bukan hanya soal individu, tapi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan kerja sama semua pihak.
- Program imunisasi harus didukung penuh untuk mencegah wabah meluas.
