Jakarta, HarianJabar.com 4 September 2025 – Dikenal sebagai YouTuber edukatif dan sosok inspiratif di dunia digital, Jerome Polin mencuri perhatian publik setelah tampil dalam barisan aksi damai di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, kemarin. Ini merupakan kali pertama Jerome turun langsung ke jalan dalam aksi unjuk rasa, sebuah langkah yang ia akui sebagai perjuangan melawan rasa takut dalam dirinya.

Dari Ruang Kuliah ke Jalanan
Berbalut kaus putih polos dan topi hitam, Jerome terlihat berdiri bersama ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan tokoh publik. Aksi tersebut menuntut transparansi dan keadilan dalam kebijakan pendidikan nasional serta perlindungan terhadap kebebasan akademik.
Dalam sesi wawancara singkat usai aksi, Jerome mengungkapkan bahwa keputusannya untuk ikut turun ke jalan bukanlah hal impulsif.
“Ini bukan tentang popularitas. Ini tentang menyuarakan yang benar. Jujur, saya takut — takut salah bicara, takut salah langkah. Tapi diam juga bukan solusi,” ujarnya kepada awak media dengan mata yang tampak berkaca-kaca.
Sumber Keberanian: Keluarga & Tanggung Jawab Sosial
Jerome mengungkap bahwa sumber keberaniannya bukan datang dari status publik figur, melainkan dari nilai-nilai yang ditanamkan keluarga dan pengalaman hidup yang membentuknya.
“Ibu saya selalu bilang, ‘Kalau kamu punya ilmu, punya suara, gunakan itu untuk kebaikan.’ Itu yang terus terngiang di kepala saya,” ungkap lulusan Universitas Waseda, Jepang, ini.
Selain itu, dukungan dari para pengikutnya yang kini menjangkau jutaan orang di media sosial, justru menjadi tekanan sekaligus pendorong untuk bertindak lebih dari sekadar berbicara di layar.
Aksi Damai dan Seruan Moral
Selama aksi, Jerome tidak membawa poster atau melakukan orasi lantang. Ia lebih memilih menyebarkan energi positif dan memberi ruang dialog, terutama dengan mahasiswa yang hadir.
“Saya percaya keberanian itu bisa menular. Mungkin dengan saya hadir di sini, ada satu anak muda lain yang jadi ikut bersuara,” tuturnya.
Aksi tersebut berlangsung tertib dan damai, dengan penjagaan ketat aparat keamanan. Tidak ada insiden kekerasan yang terjadi, dan beberapa tokoh nasional turut memberikan apresiasi atas keberanian dan keteladanan Jerome sebagai tokoh muda publik.
Netizen & Publik: Kagum, Terinspirasi
Di media sosial, tagar #JeromeBersuara dan #BeraniUntukBenar langsung masuk jajaran trending. Banyak warganet mengapresiasi sikap Jerome yang dianggap membuktikan bahwa intelektualitas dan aksi sosial bisa berjalan beriringan.
“Ini bukan soal pro atau kontra. Ini soal bagaimana tokoh muda menunjukkan bahwa diam bukan pilihan,” tulis akun @fikrisaputra di X (dulu Twitter).
Bukan Aksi Terakhir
Jerome menutup keterangannya dengan harapan bahwa lebih banyak anak muda berani keluar dari zona nyaman, bersuara, dan berkontribusi dalam perubahan sosial — tak harus lewat unjuk rasa, tapi lewat cara yang sesuai dengan peran masing-masing.
“Saya hanya satu orang, tapi kita semua punya peran. Jangan remehkan kekuatan tindakan kecil yang konsisten,” pungkasnya.
