Jakarta, HarianJabar.com – 9 September 2025 Jabatan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) kembali menjadi sorotan menyusul kabar terkait kemungkinan pergantian Budi Gunawan. Dua tokoh nasional, Mahfud MD dan Yusril Ihza Mahendra, disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti posisi strategis tersebut.

Profil dan Kualitas Kandidat
Mahfud MD
Sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan sebelumnya, Mahfud MD dikenal dengan reputasi kuat di bidang hukum dan tata negara. Pengalaman panjangnya dalam urusan politik dan keamanan nasional menjadi nilai plus yang dinilai mampu menjaga stabilitas dan konsistensi kebijakan.
Yusril Ihza Mahendra
Yusril, yang memiliki latar belakang sebagai akademisi, praktisi hukum, dan politisi senior, juga memiliki pengalaman luas dalam hukum tata negara dan diplomasi politik. Keahliannya dalam negosiasi dan komunikasi politik dianggap sebagai modal penting untuk memimpin koordinasi lintas kementerian.
Pertimbangan dan Dinamika Politik
Pakar politik, Dr. Siti Nurhayati, mengatakan,
“Pemilihan Menko Polkam tidak hanya soal kapasitas individu, tapi juga bagaimana figur tersebut bisa membangun sinergi antar lembaga, serta menjaga keseimbangan politik dalam pemerintahan.”
Dinamika politik internal kabinet serta kebutuhan menjaga stabilitas nasional menjadi faktor utama dalam proses seleksi. Selain itu, dukungan dari partai politik dan presiden juga menentukan siapa yang akan ditunjuk.
Tantangan Jabatan Menko Polkam
Menko Polkam memiliki tanggung jawab besar mengkoordinasikan berbagai kementerian terkait politik, hukum, dan keamanan. Tugas ini mencakup pengawasan pelaksanaan kebijakan, penyelesaian konflik, hingga memastikan keamanan nasional dalam berbagai aspek.
Mahfud dan Yusril, dengan latar belakang masing-masing, diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut jika mendapat kepercayaan mengemban jabatan ini.
