Cianjur, HarianJabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Salah satunya dengan menyiapkan anggaran Rp2,8 miliar untuk pembangunan kawasan peternakan terpadu di Desa Cikekep, Kecamatan Takokak, tahun ini.

Kawasan Peternakan Terpadu
Rencana pembangunan kawasan peternakan ini mencakup penyediaan lahan, sarana prasarana kandang, sistem pengelolaan pakan, hingga fasilitas kesehatan hewan. Pemkab berharap kawasan ini dapat menjadi sentra produksi ternak yang berdaya saing tinggi.
“Kawasan Cikekep dipilih karena memiliki potensi lahan yang luas, iklim yang mendukung, dan masyarakat yang mayoritas bergerak di bidang pertanian dan peternakan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan Cianjur.
Dorong Ekonomi Lokal
Bupati Cianjur menyebut, pembangunan ini bukan hanya soal meningkatkan produksi daging dan susu, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Peternakan di Cikekep akan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kami ingin warga lokal tidak hanya jadi pekerja, tapi juga punya kesempatan menjadi pelaku usaha,” ujar Bupati.
Anggaran Rp2,8 Miliar
Dana sebesar Rp2,8 miliar dialokasikan dari APBD Kabupaten Cianjur 2025. Anggaran ini diprioritaskan untuk pembangunan fisik kandang kolektif, pengadaan bibit ternak unggul, serta pelatihan bagi peternak muda.
Pemkab juga menggandeng akademisi dan lembaga penelitian untuk memastikan pengelolaan kawasan dilakukan dengan pendekatan modern, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk pencatatan produksi dan kesehatan ternak.
Antisipasi Tantangan
Meski begitu, Pemkab mengakui ada tantangan yang harus dihadapi, seperti fluktuasi harga pakan, penyakit hewan menular, hingga keterbatasan tenaga ahli di bidang peternakan.
“Makanya, kami siapkan strategi kemitraan dengan perguruan tinggi dan investor agar kawasan ini benar-benar bisa berkelanjutan,” jelas Kepala Dinas.
Harapan Masyarakat
Warga Desa Cikekep menyambut positif rencana pembangunan kawasan peternakan ini. Mereka berharap, selain menciptakan peluang kerja, program ini juga bisa membuat harga daging dan produk ternak lebih stabil di wilayah Cianjur.
“Kami senang sekali. Semoga bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di sini,” ujar Dedi, salah satu warga setempat.
