Jakarta, HarianJaba.com 24 September 2025 – Banyak orang tidak menyadari bahwa makanan yang tampak segar bisa cepat basi dan berpotensi menyebabkan keracunan jika dikonsumsi. Ahli gizi dan kesehatan menekankan pentingnya memahami penyebab makanan cepat rusak agar terhindar dari risiko kesehatan. Berikut lima penyebab utama:

1. Penyimpanan yang Tidak Tepat
Makanan yang tidak disimpan pada suhu sesuai, baik terlalu panas atau terlalu lembap, akan lebih cepat rusak. Contohnya, daging dan produk olahan harus disimpan di kulkas dengan suhu yang tepat.
2. Kebersihan yang Kurang Saat Memasak
Kontaminasi bakteri dapat terjadi jika peralatan memasak, tangan, atau bahan makanan tidak bersih. Hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri patogen yang cepat dan meningkatkan risiko keracunan.
3. Makanan Terlalu Lama Disimpan
Meski disimpan di kulkas, setiap makanan memiliki masa simpan. Mengonsumsi makanan yang sudah melewati tanggal aman dapat menyebabkan keracunan karena bakteri seperti Salmonella atau E. coli berkembang.
4. Penggunaan Bahan Tambahan yang Tidak Aman
Beberapa bahan pengawet atau pewarna makanan yang kadaluarsa atau tidak sesuai standar dapat mempercepat kerusakan makanan dan menimbulkan efek samping bagi tubuh.
5. Suhu dan Lingkungan yang Ekstrem
Makanan yang sering terkena panas berlebih, sinar matahari, atau udara lembap akan lebih cepat basi. Contohnya, buah dan sayur yang dibiarkan di luar ruangan terlalu lama bisa cepat membusuk.
Tips Menghindari Keracunan Makanan
- Simpan makanan sesuai suhu dan jenisnya.
- Perhatikan tanggal kedaluwarsa.
- Pastikan kebersihan saat memasak.
- Gunakan bahan tambahan sesuai standar keamanan pangan.
- Segera konsumsi makanan yang sudah diolah atau disimpan.
Dengan memahami penyebab makanan cepat basi, masyarakat bisa mencegah keracunan dan menjaga kesehatan keluarga.
