Jakarta, HarianJabar.com 24 September 2025 – Kisah kecil dari dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) mendadak jadi sorotan publik. Kali ini bukan soal program atau kebijakan, tapi permintaan sarapan Prabowo Subianto yang bikin penasaran: telur ceplok, bukan telur dadar.

Telur Ceplok, Pilihan Tegas Prabowo
Menurut staf dapur MBG, Prabowo memiliki preferensi pribadi soal tekstur dan rasa telur. Telur ceplok, dengan kuning yang lembut dan tidak tercampur dengan putih, dianggap lebih nikmat dan mudah disantap.
“Beliau memang lebih suka telur ceplok. Rasanya lebih ‘otentik’ dan teksturnya tetap terasa,” ujar salah satu staf dapur.
Filosofi di Balik Telur Ceplok
Meski terdengar sepele, permintaan telur ceplok ini sebenarnya menunjukkan sisi detail dan konsisten dari Prabowo. Bahkan dalam hal sarapan, pilihan sederhana tapi spesifik tetap diperhatikan. Netizen pun ramai berspekulasi:
- “Telur ceplok, simbol ketegasan Prabowo.”
- “Dadar boleh, tapi ceplok lebih sesuai prinsip!”
Menu MBG dan Perhatian pada Detail
MBG memang menekankan menu bergizi dan praktis, tapi permintaan khusus ini menunjukkan bahwa program besar pun bisa fleksibel menyesuaikan preferensi individu. Hal ini membuat cerita sarapan Prabowo menjadi lebih humanis dan dekat dengan publik.
Kesimpulan
Dari kisah telur ceplok ini, kita belajar bahwa perhatian terhadap hal kecil tetap penting, bahkan bagi seorang pejabat publik. Pilihan sarapan sederhana bisa jadi cerita menarik yang bikin netizen tersenyum dan penasaran.
