Jakarta, HarianJabar.com – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, akhirnya buka suara mengenai kasus dugaan korupsi dana hibah Dana Bantuan Olahraga Nasional (DBON) yang sempat menjadi sorotan publik. Pernyataan Isran Noor disampaikan secara blak-blakan, menegaskan posisi dan langkah pemerintah provinsi terkait kasus ini.

Klarifikasi Isran Noor
Isran Noor menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus melakukan audit internal terkait penggunaan dana hibah DBON. Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran.
“Kami tidak menutup-nutupi. Semua kegiatan dan pencairan dana hibah diawasi secara ketat. Jika ada yang melanggar, kami akan serahkan ke aparat penegak hukum,” ujar Isran Noor.
Latar Belakang Kasus
Dana DBON yang bersumber dari pemerintah pusat diberikan untuk pembinaan dan pengembangan atlet di tingkat provinsi. Namun, muncul dugaan adanya penyelewengan atau penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukan, memicu sorotan media dan masyarakat.
Langkah Pemerintah Provinsi
Isran Noor menekankan beberapa langkah untuk menanggapi kasus ini:
- Audit menyeluruh oleh inspektorat provinsi.
- Koordinasi dengan aparat penegak hukum bila ditemukan pelanggaran.
- Peningkatan transparansi penggunaan dana melalui laporan publik dan media sosial.
Reaksi Publik
Pernyataan blak-blakan Isran Noor mendapatkan perhatian luas dari masyarakat dan media. Banyak pihak menyambut positif keseriusan pemerintah provinsi dalam menjaga integritas penggunaan dana publik, namun tetap menunggu hasil audit resmi.
