Beijing, HarianJabar.com 26 September 2025 – Pemerintah China resmi mencanangkan target ambisius untuk mengurangi emisi karbon sebesar 10 persen pada tahun 2035. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menghadapi perubahan iklim dan mendorong transisi menuju energi bersih.
Target dan Strategi
Menurut Kementerian Ekologi dan Lingkungan China, pengurangan emisi ini akan dicapai melalui beberapa langkah:
- Transisi Energi – Mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
- Efisiensi Industri – Meningkatkan teknologi hemat energi di sektor manufaktur dan transportasi.
- Transportasi Ramah Lingkungan – Mengembangkan kendaraan listrik dan transportasi publik berbasis energi bersih.
- Pengelolaan Limbah dan Karbon – Memperkuat program penyerapan karbon melalui hutan dan teknologi penangkap karbon (carbon capture).

“Ini adalah langkah penting bagi China untuk berkontribusi secara nyata terhadap pengurangan emisi global,” ujar pejabat kementerian terkait.
Dampak Global
Target ini mendapat sorotan internasional, karena China merupakan salah satu negara dengan emisi karbon tertinggi di dunia. Keberhasilan pengurangan 10 persen diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap iklim global dan membantu negara-negara lain menurunkan jejak karbon mereka.
Tantangan dan Peluang
Meski ambisius, target ini menghadapi tantangan besar:
- Sektor industri berat yang masih bergantung pada bahan bakar fosil.
- Pertumbuhan ekonomi yang tinggi membutuhkan energi besar.
- Implementasi teknologi ramah lingkungan yang masih terbatas di beberapa wilayah.
Namun, inisiatif ini juga membuka peluang untuk inovasi teknologi, investasi energi bersih, dan penguatan kebijakan hijau di China.
Dengan mencanangkan pengurangan emisi 10 persen pada tahun 2035, China menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Target ini diharapkan menjadi langkah penting dalam menghadapi perubahan iklim global dan mendorong pembangunan ekonomi yang lebih hijau.
