Bandung, HarianJabar.com – Shell, salah satu perusahaan energi terbesar di dunia, memiliki perjalanan panjang yang dimulai dari bisnis keluarga sederhana hingga menjadi raksasa energi global. Saat ini, Shell hadir di lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia melalui PT Shell Indonesia, yang memiliki 184 SPBU terutama di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Sosok Pendiri Shell
Perjalanan Shell berawal dari Marcus Samuel, seorang pedagang barang antik berupa cangkang kerang oriental di London. Permintaan tinggi membuat Samuel mulai mengimpor kerang dari Timur Jauh, yang secara tidak langsung memperkenalkan dasar bisnis impor-ekspor internasional.
Setelah meninggal pada 1879, bisnis diwariskan kepada kedua putranya, Marcus Junior dan Samuel, yang kemudian memutuskan untuk beralih ke bisnis minyak pada tahun 1880-an.
Sejarah Berdirinya Shell
Dengan pengalaman dari bisnis ayahnya, kedua bersaudara ini membangun bisnis ekspor minyak. Di awal perjalanan, mereka menghadapi masalah kebocoran minyak saat pengiriman. Untuk mengatasinya, mereka menyewa kapal Murex, kapal tanker minyak pertama yang melewati Terusan Suez pada 1892.

Meski baru, Marcus dan Samuel sadar harus bersaing dengan perusahaan besar, Standard Oil, sehingga mereka menekankan strategi branding. Nama “Shell” dipilih sebagai penghormatan pada bisnis kerang ayah mereka, lengkap dengan logo berwarna kuning dan merah yang mencolok. Strategi ini membawa Shell menjadi perusahaan minyak terkemuka pada 1896.
Ekspansi dan Tantangan Global
Kesuksesan mendorong kedua bersaudara mendirikan Shell Transport and Trading Company dan membuka kilang pertama di Balikpapan, Kalimantan. Sayangnya, kilang ini hancur saat Perang Dunia II, namun Shell tetap mendorong produksi minyak untuk kebutuhan perang.
Setelah perang, Shell kembali memasok minyak untuk publik. Pada 1986, harga minyak global turun drastis dari US$31 menjadi US$10 per barel, memaksa Shell menyesuaikan strategi dan fokus pada proyek dengan biaya lebih rendah.
Shell Saat Ini
Meski menghadapi berbagai tantangan, Shell berhasil menjadi perusahaan minyak global dengan lebih dari 94.000 karyawan dan 44.000 SPBU di lebih dari 70 negara. Di Indonesia, Shell tetap menjadi salah satu SPBU yang andal bagi masyarakat.
Perjalanan Shell menunjukkan bagaimana ketekunan, inovasi, dan strategi branding dapat mengubah bisnis keluarga sederhana menjadi perusahaan energi global yang terkenal di dunia.
