Sukabumi, HarianJabar.com – Sukabumi digemparkan oleh insiden duel yang melibatkan 26 pelajar SMP pada Senin (29/9/2025). Video pertengkaran tersebut viral di media sosial, memperlihatkan kericuhan yang berlangsung di area terbuka dekat sekolah.
Menurut keterangan saksi, bentrokan terjadi akibat perselisihan pribadi antar pelajar yang kemudian memicu aksi fisik secara kelompok.
“Mereka saling dorong dan lempar barang. Kejadian ini berlangsung cukup cepat dan membuat warga sekitar panik,” ujar seorang warga.
Sekolah dan Orang Tua Angkat Tindakan
Pihak sekolah segera menindaklanjuti insiden ini dengan memanggil orang tua masing-masing pelajar. Kepala Sekolah SMP setempat menegaskan akan memberikan pembinaan disiplin dan sanksi tegas bagi pelajar yang terlibat.

“Insiden ini sangat disayangkan. Kami akan menindak sesuai aturan sekolah dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” kata Kepala Sekolah.
Polisi Ikut Menangani
Polres Sukabumi juga ikut memantau kasus ini, terutama karena video kericuhan sudah menyebar luas di media sosial. Polisi menghimbau masyarakat agar tidak menyebarkan konten yang bisa memperkeruh situasi.
“Kami sudah mengidentifikasi pelajar yang terlibat. Selain pembinaan di sekolah, kami juga melakukan mediasi untuk mencegah konflik berlanjut,” jelas Kasat Reskrim Polres Sukabumi.
“Sudah diselesaikan oleh pihak Polsek dan para pihak sekolah berikut forkopimcam,” ujar Hartono saat dikonfirmasi, Kamis (2/10/2025).
Viral di Medsos
Video duel ini menjadi viral karena cepat menyebar melalui grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya. Banyak warganet mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.
Pihak sekolah dan aparat berharap masyarakat ikut berperan aktif menenangkan situasi dan mengawasi anak-anak agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
